Badan Gizi Nasional Turun Tangan, Awasi Ketat 59 SPPG di Batam Pasca Masalah Pangan

Badan Gizi Nasional Turun Tangan, Awasi Ketat 59 SPPG di Batam Pasca Masalah Pangan

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah operasional untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews - Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengevaluasi seluruh Satuan Pangan dan Gizi (SPPG) di Batam. Langkah ini diambil setelah munculnya sejumlah masalah keamanan pangan di beberapa dapur gizi yang ramai diberitakan media.

Defri, Koordinator Wilayah Makan Bergizi Gratis (MBG) Batam, menjelaskan bahwa program gizi untuk ibu hamil dan balita di wilayah Punggung Sui sudah berjalan cukup luas. 

Saat ini ada 74 SPPG yang memiliki Surat Keputusan (SK), dengan total penerima manfaat mencapai 188 ribu orang.

Baca juga: BGN Evaluasi Menyeluruh SPPG di Batam, 15 Dapur Gizi Dihentikan Sementara

"Kami apresiasi SPPG yang masih berjalan dengan baik. Namun, terkait kejadian belakangan ini, Badan Gizi Nasional akan melakukan evaluasi besar-besaran," ujar Defri.

Ia menegaskan bahwa SPPG yang diduga mengalami gangguan keamanan pangan akan dihentikan sementara sampai proses pemeriksaan selesai. Tujuannya untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang diberikan kepada ibu hamil dan balita.

"Yang masih aktif sekarang tinggal 59 dapur dari total 74. Beberapa di wilayah Sagulung dihentikan sementara karena diduga melanggar standar keamanan pangan," ungkapnya.

Bagi SPPG lain yang masih beroperasi, Defri meminta agar segera memenuhi sejumlah persyaratan, yaitu:

Memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, sebagai jaminan standar kebersihan dan sanitasi dapur.
Mempekerjakan Tenaga Terlatih, minimal 2 orang yang mampu memeriksa kualitas air yang digunakan.
Menerapkan SOP dan HACCP secara ketat untuk menjaga kualitas makanan.

Defri menekankan bahwa program ini memiliki tujuan mulia dengan dampak yang luas, tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

"Tujuan kita cukup mulia, dampaknya juga luas. Hal-hal seperti ini cukup terjadi kali ini saja," katanya.

Baca juga: Kapolres Karimun: Hasil Labfor Penyebab Keracunan MBG Keluar 1-2 Hari Lagi

Ke depan, Badan Gizi Nasional akan memastikan seluruh SPPG di Batam diawasi dengan ketat. Tujuannya agar masalah serupa tidak terulang dan kesehatan ibu hamil serta balita tetap terjaga.

"Kita akan pastikan seluruh SPPG di Batam terawasi dengan penuh oleh Badan Gizi Nasional," tutup Defri.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :