Kabid Humas Polda Kepri Sambangi Warga Tanjung Uma, Dengarkan Keluhan dan Gelar Bazar

Kabid Humas Polda Kepri Sambangi Warga Tanjung Uma, Dengarkan Keluhan dan Gelar Bazar

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat menyambangi warga di Pantai Stephen, selain itu juga diadakan bazar sembako murah untuk membantu warga pesisir, Jumat (3/10) pagi.

Nurjali

Batam, Batamnews - Warga Tanjung Uma di Pantai Stephen kedatangan tamu pada Jumat, 3 Oktober 2025 pagi. Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, hadir untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi mereka. 

Tak hanya mendengarkan, acara itu juga diisi dengan bazar sembako murah untuk meringankan beban warga pesisir.

Kegiatan ini disambut antusias puluhan warga. Turut hadir mendampingi adalah Kapolsek Lubuk Baja Kompol Rengga Primazada, Sekcam Lubuk Baja Muhammad Bahri, Seklur Tanjung Uma Ahmadi, serta Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi. 

Kehadiran mereka jadi bukti dukungan nyata bagi pemberdayaan masyarakat pesisir, terutama para nelayan.

Baca juga: Limbah Elektronik Eropa di Batam: PT Esun Tetap Beroperasi, Kontainer Masih Disita

Di kesempatan itu, Pandra menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan nelayan saat melaut. Ia mengingatkan agar setiap warga paham aspek keselamatan, mulai dari perlindungan kesehatan, jaminan asuransi, hingga kesiapan menghadapi kondisi darurat. 

“Nelayan harus bisa berangkat dengan selamat dan kembali dengan selamat. Itu yang utama,” ujarnya.

Polisi juga mengajak masyarakat segera mendaftarkan anaknya yang bercita-cita jadi anggota Polri. 

“Kami membuka kesempatan bagi generasi muda pesisir untuk ikut seleksi. Mari wujudkan cita-cita sekaligus menjaga keamanan wilayah kita,” kata Pandra.

Selain itu, diperkenalkan juga layanan call center 110 dan aplikasi Polri Super Apps. Warga bisa memanfaatkannya jika butuh bantuan atau ingin menyampaikan laporan. Sosialisasi ini bagian dari upaya polisi membangun kedekatan dengan masyarakat.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program Jumat Curhat. Lewat forum ini, warga pesisir bisa menyampaikan langsung aspirasi, keluhan, atau ide terkait kesejahteraan mereka. 

Topik yang banyak muncul antara lain perlindungan nelayan, akses ekonomi, dan upaya meningkatkan nilai jual hasil tangkapan laut.

Pandra, yang sedang mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Nasional Tingkat I, turut menyinggung pentingnya ketahanan pangan maritim. Ia memperkenalkan gagasan Kampung Pangan Laut (Kapal) sebagai program strategis untuk mendukung perekonomian warga pesisir di wilayah perbatasan.

Baca juga: 7 Tersangka Korupsi Proyek BP Batam Diciduk, Uang Negara Rp 30 Miliar Raib

“Kepri ini 96 persen wilayahnya perairan. Mata pencaharian masyarakat banyak bergantung pada laut. Dengan program Kampung Pangan Laut, produk lokal maritim kita bisa lebih produktif, bernilai ekonomis, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” jelasnya.

Sebagai proyek perubahan dalam pendidikannya, pilot project program ini telah dijalankan di beberapa lokasi seperti Desa Pemuda di Kabupaten Bintan dan Tanjung Pinang. Ke depan, program akan diperluas dengan target jangka pendek, menengah, dan panjang agar masyarakat pesisir makin mandiri, sejahtera, dan terjamin keamanannya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :