9 Siswa SDN 010 Parit Lapis Karimun Sakit-sakit Usai Santap Menu Makan Bergizi Gratis

9 Siswa SDN 010 Parit Lapis Karimun Sakit-sakit Usai Santap Menu Makan Bergizi Gratis

Sebanyak 9 murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 010 Parit Lapis, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengalami sakit usai menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews – Sebanyak 9 murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 010 Parit Lapis, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengalami sakit usai menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para murid yang terdampak harus dibawa ke Puskesmas Meral untuk mendapatkan perawatan medis. Mereka mengalami gejala mual, muntah, sakit perut, hingga sesak napas.

Meski begitu, penyebab pasti gangguan kesehatan ini belum dapat dipastikan karena tidak semua murid mengalami sakit setelah menyantap MBG. Siswa yang terdampak berasal dari kelas 2 dan kelas 6.

“Kejadiannya saat jam belajar, ada beberapa anak yang mengeluhkan mual dan sakit perut. Tapi belum bisa dipastikan apakah karena makanan bergizi gratis atau jajanan lain yang mereka beli di luar,” ujar Kepala Sekolah SDN 010 Parit Lapis, Yuliana.

Menurut Yuliana, dari sembilan siswa yang sempat dilarikan ke Puskesmas Meral, enam di antaranya masih menjalani perawatan. Ia juga menegaskan bahwa insiden ini baru pertama kali terjadi di sekolah tersebut. "Ini pertama kalinya terjadi, sebelumnya program ini berjalan lancar dan tidak ada masalah,” katanya.

Yuliana menilai, program MBG pada dasarnya memiliki tujuan baik, sehingga pihak sekolah tidak menyalahkan penyelenggara. Namun, ia berharap kualitas pelaksanaan program dapat ditingkatkan.

Sementara itu, Koordinator MBG SDN 010 Parit Lapis, Widi, mengungkapkan bahwa kasus ini berawal ketika salah satu siswa mengeluh sakit perut. “Saya dapat laporan ada anak yang sakit perut. Setelah dicek, ternyata ada beberapa siswa lain yang mengalami keluhan serupa,” kata Widi.

Ia menambahkan, belum diketahui apakah gejala yang muncul memang disebabkan oleh makanan bergizi gratis atau jajanan yang dikonsumsi siswa.

Sebelumnya, kasus serupa juga dialami belasan siswa SMP 2 Karimun yang mengalami gejala sama dan harus mendapat perawatan di Puskesmas Balai. Hingga kini, belum ada kepastian apakah kejadian ini akibat keracunan menu MBG atau faktor lainnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :