Lauk Ayam MBG di SDIT An Nahl Bintan Dicurigai Beraroma Amis, Orang Tua Khawatir

Lauk Ayam MBG di SDIT An Nahl Bintan Dicurigai Beraroma Amis, Orang Tua Khawatir

Ilustrasi makanan anak (foto dibuat dengan AI)

Nurjali

Bintan, Batamnews - Sejumlah orang tua murid SDIT An Nahl Bintan, Kecamatan Sri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, dibuat resah oleh aroma tak sedap yang tercium dari Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolah pada Senin, 22 September 2025.

Kekhawatiran itu diungkapkan langsung oleh salah seorang wali murid. Menurutnya, lauk ayam dalam program MBG hari itu mengeluarkan bau yang tidak normal. 

"Kami sebagai orang tua tentu khawatir dengan kondisi makanan seperti itu," ujarnya.

Kekhawatiran itu membuatnya mengambil tindakan. Sejak kejadian tersebut, ia memilih membawakan bekal dari rumah untuk anaknya. 

Baca juga: Ada "Kecoa" di Makanan Gratis SMA 14 Batam, Ternyata Jangkrik

"Saya lebih tenang kalau anak makan makanan yang saya masak sendiri. Saya tidak mau mengambil risiko," tambahnya.

Menanggapi keresahan ini, Kepala Sekolah SDIT An Nahl, Sri, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan dari sejumlah siswa. Ia menjelaskan bahwa lauk ayam kecap yang disajikan memang tercium bau amis. Namun, Sri menekankan bahwa yang dilaporkan adalah bau amis, bukan bau basi.

Sri menyatakan bahwa sekolah telah mengambil langkah dengan melaporkan keluhan ini kepada penyedia makanan, SPPG. 

"Kami minta agar mereka lebih memperhatikan kualitas penyajian. Insiden ini juga terjadi hanya di satu kelas," jelasnya.

Lebih lanjut, Sri menegaskan bahwa pihak sekolah tidak bisa mendeteksi masalah tersebut sebelumnya karena peran mereka terbatas pada penyaluran makanan. 

Baca juga: Usul Wawako Batam: Central Kitchen Kunci Efektivitas Program SPPG

"Tugas kami adalah menyalurkan. Namun, saat makan, anak-anak didampingi. Jika ada yang mencurigakan, konsumsi makanan langsung kami hentikan," pungkasnya. 

Ia juga mengingatkan bahwa selama program MBG berjalan, tidak ada siswa yang jatuh sakit, yang menandakan bahwa masalah ini dapat ditangani dengan cepat.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :