Misteri Hilangnya ABK Kapal MV Leann Usai Kebakaran di Perairan Anambas

Misteri Hilangnya ABK Kapal MV Leann Usai Kebakaran di Perairan Anambas

Kepulan asap pekat membubung dari kapal kargo MV Leann yang terbakar di Perairan Anambas (Bakamla RI)

Nurjali

Natuna, Batamnews – Kepulan asap pekat membubung dari kapal kargo MV Leann yang terbakar di Perairan Anambas, Natuna, pada Senin, 8 September 2025 malam. Kejadian di jalur pelayaran internasional itu langsung menyita perhatian awak kapal yang melintas di sekitarnya.

Merespons laporan, KN Pulau Nipah-321 yang dikomandani Letkol Bakamla Andi Christy Mahendra segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kapal patroli Bakamla itu sebelumnya berada di koordinat 04°16’222” Lintang Utara – 105°55’370” Bujur Timur.

Pada pukul 24.00 WIB, tim berhasil menangkap siluet MV Leann dari jarak sekitar 10 mil laut. Namun, kondisi yang ditemukan mengejutkan. Api pada kapal telah padam, tetapi MV Leann tampak kosong dan sepi tanpa seorang awak kapal (ABK) pun di dalamnya.

Baca juga: 100 Paket Sembako Disalurkan Baznas dan PKK Bintan untuk Warga Kurang Mampu

Dalam perjalanan mendekat, tim sempat menemukan dua unit rakit penyelamat (inflatable life raft/ILR) yang diduga kuat milik MV Leann. Sayangnya, setelah diperiksa, kedua rakit tersebut dalam keadaan kosong. Tidak ada tanda-tanda keberadaan ABK.

"Tim sudah memeriksa dan berputar-putar di sekeliling kapal, tapi kapalnya kosong," jelas Humas Bakamla, Kapten Yuhanes, pada Rabu, 10 September 2025.

Hingga berita ini diturunkan, nasib dan keberadaan seluruh ABK MV Leann masih menjadi misteri dan belum diketahui jelas. Bakamla telah berkoordinasi dengan SAR Natuna dan SAR Tanjungpinang, namun belum ada informasi terbaru yang dapat mengungkap kondisi para awak.

Informasi terakhir yang diterima Bakamla menyebutkan bahwa agen pemilik kapal telah mengerahkan kapal lain, MV Lehon, dari posisi 01°28’103” Lintang Utara – 104°43’521” Bujur Timur untuk menuju lokasi guna melakukan evakuasi terhadap bangkai MV Leann.

Baca juga: Kabar Gembira: 940 Honorer Karimun Disetujui Jadi PPPK Paruh Waktu

Kehadiran KN Pulau Nipah-321 dalam insiden ini, ditegaskan Yuhanes, merupakan bentuk tanggung jawab Bakamla RI selaku Indonesian Coast Guard. 

“Setiap laporan kejadian di laut akan segera kami respons untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran di wilayah yurisdiksi nasional,” pungkasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :