Imigrasi Batam Luncurkan IMMICare, Layanan Paspor 24 Jam untuk Pasien Rujukan Medis
Imigrasi Batam Kolaborasi dengan Empat RS, Luncurkan Layanan Jemput Bola Pembuatan Paspor Pasien Rujukan Luar Negeri. (foto. istimewa).
Batam, Batamnews - Kantor Imigrasi Batam punya terobosan baru untuk warga yang membutuhkan perawatan medis di luar negeri. Mereka meluncurkan program **IMMICare**, yang dirancang khusus untuk mempermudah pembuatan paspor bagi pasien rujukan medis.
Program ini adalah hasil kerja sama dengan empat rumah sakit di Batam: Rumah Sakit Awal Bros, RSBP, Rumah Sakit Santa Elisabeth, dan RSUD Embung Fatimah. Kesepakatan ini resmi ditandatangani pada Rabu, 10 September 2025.
"Kini, kami terapkan sistem jemput bola 24 jam," ujar Hajar Aswad, Kepala Kantor Imigrasi Batam.
Baca juga: Polda Metro Jaya: Sat Siber TNI Tak Bisa Laporkan Ferdy Irwandi, Ini Penjelasan Polisi
Artinya, petugas imigrasi akan datang langsung ke rumah sakit untuk mengurus permohonan paspor. Pasien dan keluarganya tidak perlu lagi datang ke kantor imigrasi, yang tentunya sangat menyulitkan jika pasien dalam kondisi kritis.
Gagasan IMMICare ini ternyata berawal dari pengalaman nyata. Bermula dari seorang warga yang kesulitan mengurus paspor cepat untuk anaknya yang harus segera dirujuk ke luar negeri akibat darurat medis.
"Tidak semua masyarakat kenal pejabat imigrasi. Maka, negara harus hadir dan mempermudah akses pelayanan, khususnya dalam kondisi darurat," tegas Hajar.
Selain mempermudah pasien, program ini juga membantu Dinas Kesehatan dan otoritas karantina dalam menyiapkan dokumen keberangkatan pasien dengan lebih cepat dan terkoordinasi.
Inisiatif Imigrasi Batam ini langsung mendapat sambutan positif dari mitra rumah sakit. Tanto Budiharto, Direktur RSBP Batam, menyatakan apresiasinya. "Ini layanan pertama di Batam yang langsung menyentuh kebutuhan pasien," katanya.
Baca juga: Gibran: Regulasi Ketat Dibutuhkan untuk Cegah Penyelundupan Benih Lobster
Langkah nyata ini juga diapresiasi oleh Ombudsman RI. Lagat Siadari dari Perwakilan Kepri melihat IMMICare sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik yang mudah, cepat, terjangkau, dan terukur. Ia berharap layanan serupa bisa diadopsi oleh instansi-instansi lain.
Komentar Via Facebook :