Nongkrong di Taman Gurindam 12 Makin Asyik, Begini Rencana Penataannya 

Nongkrong di Taman Gurindam 12 Makin Asyik, Begini Rencana Penataannya 

Desain 3D penataan lanjutan Taman Gurindam 12, Tepi Laut Tanjungpinang. Penataan meliputi pembangunan area joging track (pedestrian darat), podium sunset (pedestrian bawah), dan area penghijauan (pedestrian tengah). (Sumber: Dinas PUPP Kepri)

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas PUPP kembali melakukan penataan di Taman Gurindam 12, Tanjungpinang, pada tahun 2025 ini. Tujuannya, untuk memperkuat fungsi taman tersebut sebagai destinasi pariwisata andalan.

Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, menjelaskan bahwa penataan ini dilakukan agar kawasan itu lebih tertata dan nyaman bagi pengunjung. 

"Penataan dilaksanakan agar kawasan ini lebih tertata dan terasa lebih nyaman bagi pengunjung," ujarnya di Tanjungpinang, Kamis, 28 Agustus 2025.

Baca juga: BMKG Hari Ini 28 Agustus 2025: Cuaca Batam Berawan, 4 Wilayah Kepri Berpotensi Hujan Ringan

Penataan lanjutan ini mencakup beberapa pembangunan baru. Di sisi darat, dibangun pedestrian sepanjang 300 meter yang berfungsi sebagai jalur joging. Menurut Rodi, jalur ini memungkinkan masyarakat berolahraga sambil menikmati pemandangan laut dan udara segar tanpa gangguan kendaraan.

Yang tak kalah menarik, di sisi bawah taman sedang dibangun podium untuk tempat bersantai sambil menikmati pemandangan matahari terbenam di belakang Pulau Penyengat. Selain itu, di bagian tengah taman akan ditanami rumput dan pepohonan untuk menciptakan suasana asri dan teduh.

"Dapat dibayangkan nantinya warga yang berolahraga atau menikmati sunset di kawasan ini akan merasa sangat nyaman karena terlindungi oleh pepohonan yang menghasilkan udara segar," tambah Rodi.

Baca juga: Dapat Modal Rp5 Miliar, Mampuhkah BUMD PT Energi Kepri Kejar Participating Interest Migas Natuna

Proyek yang dikerjakan oleh CV Karya Gemilang Abadi dengan pengawasan PT Multi Forma Riau Konsultan ini telah berjalan sejak 1 Juli 2025. Nilai proyeknya mencapai Rp4,295 miliar, yang bersumber dari APBD Provinsi Kepri.

Hingga pertengahan Agustus, progres pengerjaan telah mencapai 16% dari total waktu kontrak 150 hari. Pemerintah optimis proyek ini akan selesai tepat waktu dan segera dapat dinikmati masyarakat, sekaligus mendukung kegiatan pariwisata di Kepri, khususnya Kota Tanjungpinang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :