Kantor Didemo Mahasiswa, Segini Pendapatan Anggota DPRD Kota Batam Tembus Rp50 Juta Per Bulan

Kantor Didemo Mahasiswa, Segini Pendapatan Anggota DPRD Kota Batam Tembus Rp50 Juta Per Bulan

BEM SI Kerakyatan Kepri Gelar Aksi Bertajuk 'Indonesia Sold Out" di Halaman Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (27/08/2025). (foto. batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews – Aksi demonstrasi mahasiswa mewarnai gedung DPRD Kota Batam tadi pagi hingga siang, Rabu, 27 Agustus 2025. Mereka tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Kepri–Wilayah Sumatera Bagian Utara menggelar aksi massa bertajuk “Indonesia Sold Out”.

Berdasarkan data Laporan Keuangan Pemerintah Kota Batam Tahun 2024, total realisasi belanja gaji dan tunjangan DPRD Kota Batam tercatat sebesar Rp30,74 miliar. 

Angka itu dibagi untuk 50 anggota DPRD, yang berarti rata-rata setiap anggota menerima lebih dari Rp614 juta setahun, atau sekitar Rp51 juta per bulan.

Baca juga: 12 Tuntutan Mahasiswa Batam ke DPRD: Tolak Indonesia Sold Out!

Komponen belanja itu mencakup berbagai pos, mulai dari uang representasi, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan alat kelengkapan, tunjangan komunikasi intensif, tunjangan reses, hingga tunjangan kesejahteraan. 

Bahkan, untuk pos belanja komunikasi intensif saja, realisasinya mencapai Rp8,8 miliar pada tahun 2023.

Koordinator Daerah BEM SI Kerakyatan Kepri, Alexander Manurung, menegaskan aksi ini merupakan bentuk perlawanan mahasiswa terhadap berbagai persoalan fundamental di Kota Batam.

"Kami, mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Kerakyatan Kepri bersama Aliansi Mahasiswa se-Kota Batam, menyatakan sikap tegas dan mendesak Pemerintah Kota Batam serta DPRD Kota Batam untuk segera mengambil langkah nyata terhadap persoalan fundamental di Kota Batam," ujar Alexander dalam orasinya.

Baca juga: Video Hari-hari Terakhir Sondang Hutapea di Tiktok, Korban Kecelakaan Ditabrak Nissan GTR BP 77 KV

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan 12 tuntutan, Alexander menegaskan bahwa semua tuntutan tersebut merupakan desakan moral dan politik mahasiswa untuk perbaikan sistem birokrasi di Batam yang dinilai abai terhadap kepentingan rakyat.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :