Diskon Besar! Kapolda Kepri Pantau Pasar Murah di Batam, Beras & Telur Lebih Hemat

Diskon Besar! Kapolda Kepri Pantau Pasar Murah di Batam, Beras & Telur Lebih Hemat

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin saat meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diadakan di Pasar Botania 2, Batamcenter. Rabu (13/8) siang. Foto : Tommy Purniawan

Nurjali

Batam, Batamnews - Kapolda Kepri mengunjungi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Pasar Botania 2, Batam Center. Dalam acara tersebut, disediakan empat ton beras dan sejumlah bahan pokok seperti telur, minyak, dan bawang yang dijual dengan harga terjangkau.  

Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan warga telah memadati pasar sejak pagi untuk membeli kebutuhan pokok yang disediakan oleh Bulog, Disperindag Kota Batam, serta Subdit Indaksi Dirkrimsus Polda Kepri.  

Berikut rincian harga sembako dalam GPM ini:  

  • Beras Bulog 5 kg: Rp52.000  
  • Telur ayam 1 papan: Rp52.000 (lebih murah Rp1.000)  
  • Beras premium 5 kg: Rp65.000  
  • Gula 1 kg: Rp18.000 (lebih murah Rp2.000)  
  • Minyak 2 kg: Rp30.000 (lebih murah Rp3.000)  
  • Bawang merah 1 kg: Rp34.000 (harga pasar Rp48.000)  
  • Bawang putih 1 kg: Rp22.000 (harga pasar Rp35.000)  

Baca juga: Kepala BP Batam Dampingi Menteri Transmigrasi RI Serahkan 94 SHM ke Warga Rempang

Kepala Bulog Kota Batam, Guido XL Pereira, menyatakan bahwa GPM telah dilaksanakan di sejumlah wilayah Batam, seperti Batuaji, Sagulung, dan Batam Center, dengan rencana perluasan ke Bengkong. "Tujuannya membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga lebih murah," ujarnya.  

Di Pasar Botania 2, Bulog menyediakan 4 ton beras Bulog, 200 kg beras premium, 60 kardus minyak goreng (total 750 liter) dan 75 papan telur.  

Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, menjelaskan bahwa GPM merupakan program rutin yang melibatkan instansi terkait seperti Bulog dan Disperindag. 

"Kegiatan ini dipusatkan di pasar-pasar seluruh Kepri untuk memudahkan masyarakat mendapatkan sembako terjangkau," katanya.  

Baca juga: 162 Kepala Keluarga di Tanjung Banon Terima Sertifikat Tanah dari Menteri Transmigrasi

Asep menyebutkan bahwa GPM telah diadakan di berbagai daerah, termasuk Tanjung Pinang, Batam, Bintan, Karimun, Anambas, Natuna, dan Lingga. "Masyarakat sangat antusias menyambut program ini di mana pun dilaksanakan," tambahnya.  
 
Menanggapi pertanyaan mengenai beras oplosan, Kapolda Kepri menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan praktik tersebut setelah dilakukan operasi di sejumlah pasar. 

"Kami belum menemukan beras oplosan di Kepri," tegasnya.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :