Gojek Kecam Pengiriman Fiktif ke Kantor Media di Kepri, Nonaktifkan Akun Pelaku
Ilustrasi
Batam, Batamnews - Kami menyayangkan insiden yang terjadi di Kepulauan Riau, termasuk Batam, di mana beberapa kantor media menjadi korban tindakan tidak bertanggung jawab melalui layanan pengiriman barang online, termasuk yang menggunakan aplikasi Gojek.
Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Mulawarman mengatakan Gojek menjunjung tinggi peran penting jurnalisme dan mengecam keras segala bentuk intervensi terhadap transparansi dan kerja jurnalistik.
Setelah menerima laporan, kami segera melakukan investigasi dan menonaktifkan akun pelaku order fiktif guna mencegah kerugian lebih lanjut, baik bagi Mitra Driver maupun masyarakat.
Langkah-Langkah Penanganan:
- Peringatan kepada Penerima Pesanan: Pihak yang menerima pesanan tanpa pernah memesan melalui aplikasi tidak perlu menerima atau membayar pesanan tersebut.
- Mekanisme Pelaporan: Laporan dapat disampaikan melalui Mitra Driver, yang akan meneruskannya kepada tim Gojek melalui aplikasi Mitra Driver.
- Edukasi Mitra Driver: Kami terus memperkuat pemahaman Mitra Driver terkait penanganan order fiktif serta pentingnya memastikan keabsahan pesanan sebelum pengantaran.
- Perlindungan Mitra Driver: Gojek akan menanggung sepenuhnya kerugian yang dialami Mitra Driver akibat order fiktif agar mereka tidak terdampak finansial.
Kami berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak dalam ekosistem Gojek, serta terus mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
Baca juga: Lagi! Media di Kepri Diteror Orderan Fiktif, Kini Giliran Tribun Batam
Kami siap mendukung proses investigasi oleh pihak berwajib, termasuk memberikan data yang diperlukan dan bekerja sama penuh dengan kepolisian.
"Kami sudah berikan data kepada pihak kepolisian (Polda Kepri) terkait hal tersebut, dan kita siap bekerja sama," ujar Mulawarman.

Komentar Via Facebook :