Serangan di Pasar Natal Magdeburg, Lima Orang Tewas Termasuk Anak-Anak
Tangkapan layar video petugas berjaga usai kejadian di pasar natal.
Jerman, Batamnews – Sebuah tragedi memilukan mengguncang pasar Natal di kota Magdeburg, Jerman Timur, pada Jumat malam sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Seorang pengemudi mobil menabrak kerumunan pengunjung pasar, menewaskan lima orang, termasuk seorang anak berusia sembilan tahun, dan melukai puluhan lainnya.
Menurut laporan media lokal BILD, 86 orang dirawat di rumah sakit dengan luka serius, sementara 78 orang mengalami luka ringan. Jumlah korban tewas awalnya dilaporkan dua, tetapi meningkat menjadi lima orang pada Sabtu pagi, dan diperkirakan akan bertambah seiring berjalannya waktu.
Baca juga: Ratusan Orang Serbu Bandara di Dagestan, Rusia, Mencari Penumpang Israel dan Yahudi
Wakil Wali Kota Magdeburg, Regina-Dolores Stieler-Hinz, mengonfirmasi bahwa sekitar 70 orang terluka, dengan 15 di antaranya mengalami cedera yang sangat serius.
"Ini adalah tragedi yang mengerikan, bencana bagi kota Magdeburg, negara bagian, dan Jerman secara umum," ujarnya.
Pelaku, yang diidentifikasi sebagai dokter asal Arab Saudi berusia 50 tahun yang datang ke Jerman pada 2006, ditangkap di lokasi kejadian. Rekaman video yang diperoleh kantor berita Jerman dpa menunjukkan momen dramatis saat polisi menahan pelaku di tengah jalan.
Seorang polisi terlihat menodongkan pistol ke arah pelaku yang tergeletak di tanah, sebelum akhirnya dia dibawa ke dalam tahanan.
Gubernur negara bagian Saxony-Anhalt, Reiner Haseloff, menyatakan bahwa berdasarkan informasi awal, pelaku bertindak sendiri dan tidak ada ancaman lebih lanjut bagi kota.
Juru bicara pemerintah daerah, Matthias Schuppe, dan juru bicara kota, Michael Reif, menyebutkan bahwa insiden ini dicurigai sebagai serangan yang disengaja.
Mobil pelaku, sebuah BMW berwarna gelap, juga diduga membawa perangkat peledak. Polisi terus menyelidiki motif dan situasi di sekitar kejadian.
Baca juga: Elon Musk Jadi Kunci Kemenangan Donald Trump di Pemilu AS 2024, Ini Peran dan Kontroversinya
Insiden ini membawa kenangan pahit akan serangan serupa pada 2016, ketika seorang ekstremis Islam menggunakan truk untuk menyerang pasar Natal di Berlin, menewaskan 13 orang.
Kejadian tragis ini membuat sejumlah kota di Jerman membatalkan pasar Natal mereka sebagai tindakan pencegahan dan solidaritas dengan Magdeburg. Wali Kota Magdeburg terlihat hampir menangis saat menyampaikan belasungkawa atas insiden yang mencoreng tradisi panjang perayaan Natal di Jerman.
Magdeburg, ibu kota negara bagian Saxony-Anhalt dengan populasi sekitar 240.000 jiwa, memiliki pasar Natal yang terletak di Old Market, dekat balai kota dan Sungai Elbe.
Pasar ini menjadi pusat aktivitas liburan yang seharusnya membawa kebahagiaan, tetapi kini berubah menjadi lokasi tragedi.
Otoritas setempat dan tim medis, termasuk Rumah Sakit Universitas Magdeburg, bekerja keras untuk menangani dampak insiden ini. Dengan suasana yang masih dipenuhi duka, Jerman kembali diingatkan akan pentingnya kewaspadaan, terutama menjelang perayaan besar seperti Natal.
Komentar Via Facebook :