18 Orang Cedera Akibat Alarm Kebakaran Palsu di Pesawat Ryanair, Penumpang Panik & Lompat dari Sayap
Video yang beredar di media sosial menunjukkan penumpang yang ketakutan melompat dari sayap pesawat ke aspal sebelum berlari menjauh.
Batam, Batamnews – Sebanyak 18 orang mengalami cedera setelah alarm kebakaran di pesawat Ryanair memicu kepanikan di Bandara Palma, Majorca. Kejadian ini terjadi tepat setelah tengah malam di landasan pacu bandara, di mana penumpang terlihat berlarian keluar melalui sayap pesawat dan melompat ke daratan.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan penumpang yang ketakutan melompat dari sayap pesawat ke aspal sebelum berlari menjauh.
Seorang petugas bandara terdengar berkata, "Apakah Anda tahu pesawat punya pintu darurat? Sekarang orang-orang melompat dari sayap ke tanah. Ada sesuatu yang terjadi, mereka sedang mengevakuasi pesawat. Pemadam kebakaran sedang datang."
Baca juga: Perusahaan Navigasi ini PHK 300 Karyawan, Beralih ke AI: Ancaman Robot Makin Nyata?
Sementara itu, penumpang lain menggunakan seluncuran darurat di sisi lain pesawat, sesuai prosedur standar. Pesawat tersebut dikabarkan sedang bersiap untuk lepas landas, namun tujuannya belum diketahui.
Kru maskapai dikabarkan menghubungi layanan darurat pada pukul 00.35 dini hari. Empat ambulans, petugas pemadam kebakaran, dan polisi dikerahkan ke lokasi.
Juru bicara layanan darurat Majorca menyatakan, "Kami menerima laporan kebakaran di pesawat yang masih berada di landasan Bandara Palma pada pukul 00.36. Sebanyak 18 orang terluka dan membutuhkan pertolongan medis, enam di antaranya dilarikan ke rumah sakit dengan cedera ringan."
Ryanair dalam pernyataannya menjelaskan bahwa penerbangan dari Palma ke Manchester (4 Juli) dibatalkan karena indikator alarm kebakaran yang ternyata palsu.
Baca juga: Elon Musk Vs Trump: RUU Triliunan Dolar Dinilai 'Gila dan Merusak' oleh Bos Tesla
"Penumpang dievakuasi menggunakan seluncuran darurat dan kembali ke terminal. Sejumlah kecil penumpang mengalami cedera ringan (seperti keseleo pergelangan kaki), dan kru meminta bantuan medis segera."
Maskapai tersebut juga menyatakan telah menyiapkan pesawat pengganti yang berangkat pukul 07.05 pagi hari ini dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Komentar Via Facebook :