Pengakuan Mengharukan Intan: Kelaparan, Minta Makan ke Tetangga, Malah Disiram Air Kotor

Pengakuan Mengharukan Intan: Kelaparan, Minta Makan ke Tetangga, Malah Disiram Air Kotor

Kondisi Intan, Asisten Rumah Tangga (ART) asal Sumba Barat yang menjadi korban kekerasan keji di Batam, mulai menunjukkan perkembangan positif. 

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Perlakuan tak manusiawi terhadap Intan, asisten rumah tangga (ART) asal Sumba Barat, yang menjadi korban penyiksaan di Batam, kembali memunculkan keprihatinan publik. Dalam pengakuan terbarunya, Intan menceritakan bagaimana ia harus menahan lapar dan bahkan nekat meminta makan ke tetangga karena tak diberi makan oleh majikannya.

Namun yang didapat bukan bantuan, melainkan perlakuan lebih menyakitkan: disiram air kotor.

Dalam sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial, Intan terlihat dengan tubuh lemah menceritakan pengalamannya dengan suara lirih. “Saya lapar sekali, lalu saya keluar rumah dan minta makanan ke tetangga,” ucap Intan dalam video tersebut. “Tapi saya malah disiram pakai air kotor.

”Peristiwa ini menjadi salah satu dari rangkaian kekerasan dan penghinaan yang dialami Intan selama bekerja di rumah mewah milik Roslina, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka bersama satu pelaku lain, Merlin, yang ternyata adalah sepupu korban sendiri.

Intan mengaku kerap dipukul, dihina dengan kata-kata kasar, dilarang menggunakan ponsel, serta tidak diberi makan dan gaji selama hampir setahun bekerja. Ia juga sempat dipaksa memakan kotoran binatang peliharaan majikannya.

Kondisi fisik dan psikis Intan kini masih dalam pemulihan di RS Elisabeth Batam Kota. Ia dirawat intensif setelah ditemukan oleh warga Flobamora dan keluarganya dalam keadaan lemas dan penuh luka.

Kasus ini sedang ditangani Polresta Barelang. Polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk buku catatan denda, CCTV, dan peralatan yang diduga digunakan untuk menyiksa korban.

Masyarakat luas, terutama komunitas Flobamora, terus memberikan dukungan moral dan menuntut agar pelaku mendapatkan hukuman yang seadil-adilnya. Sementara itu, pengakuan Intan menjadi bukti nyata bahwa masih banyak pekerja rumah tangga yang belum terlindungi secara hukum dan kemanusiaan

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :