Kisah Ajaib Vishwash Kumar Ramesh, Satu-Satunya yang Selamat dari Kecelakaan Air India AI171

Kisah Ajaib Vishwash Kumar Ramesh, Satu-Satunya yang Selamat dari Kecelakaan Air India AI171

Vishwash Kumar Ramesh (40) penumpang yang selamat (Foto: x)

Nurjali

Jakarta, Batamnews – Seorang pria asal Inggris diduga menjadi satu-satunya penumpang yang selamat dari kecelakaan maut Air India penerbangan AI171. 

Vishwash Kumar Ramesh (40) berada di pesawat yang mengangkut 242 orang, termasuk 53 warga negara Inggris lainnya, sebelum jatuh di dekat Bandara Ahmedabad.  

Menurut laporan Hindustan Times, Ramesh duduk di kursi 11A dan kini dirawat di rumah sakit setelah selamat dari insiden tersebut. Ia disebutkan sedang berkunjung ke India untuk menemui keluarganya dan hendak kembali ke Inggris bersama saudaranya, Ajay Kumar Ramesh (45).  

Baca juga: Detik-Detik Pesawat Air India Terbakar Usai Lepas Landas! Korban Diduga Banyak

Dalam keterangannya kepada media, Ramesh menunjukkan boarding pass-nya dan menceritakan, "Tiga puluh detik setelah lepas landas, terdengar suara ledakan keras, lalu pesawat jatuh. Semuanya terjadi sangat cepat." Ia mengalami luka di dada, mata, dan kaki akibat benturan.  

Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner yang menuju Gatwick itu lepas landas pukul 13.39 waktu setempat dan jatuh beberapa menit kemudian, disusul ledakan dan kobaran api. 

Foto-foto dari lokasi kejadian menunjukkan asap hitam membubung di dekat bandara Ahmedabad, kota terbesar di negara bagian Gujarat, India Barat.  

Dari 242 orang di pesawat, 53 di antaranya berkewarganegaraan Inggris, 169 India, tujuh Portugal, dan satu Kanada. Penyebab kecelakaan belum diketahui, tetapi lokasinya dekat dengan asrama mahasiswa kedokteran sebuah universitas. Dilaporkan, 50–60 mahasiswa diperkirakan menjadi korban.  

Air India dalam pernyataannya mengatakan, "Penerbangan AI171 rute Ahmedabad-London Gatwick mengalami insiden pada 12 Juni 2025." 

Baca juga: MT Arman 114: Kapal Limbah, Drama Cinta, dan Klaim Miliaran

Situs pelacak Flightradar24 mencatat sinyal terakhir pesawat pada ketinggian 625 kaki setelah lepas landas.

Pesawat dikemudikan oleh Kapten Sumeet Sabharwal (8.200 jam terbang) dan Ko-pilot Clive Kundar (1.100 jam terbang), dengan 10 awak kabin. Otoritas Penerbangan India (DGCA) menyatakan bahwa pilot sempat mengirim sinyal mayday sebelum pesawat hilang kontak dan jatuh. 

Penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan penyebab pasti tragedi ini. 

(Sumber: Hindustan Times, Flightradar24, pernyataan Air India)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :