Insiden Garuda Indonesia: Ban Pesawat Pecah di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Penerbangan Ditunda

Insiden Garuda Indonesia: Ban Pesawat Pecah di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Penerbangan Ditunda

Pesawat Garuda terparkir di Bandara Raja Ali Haji Fisabilillah usai mengalami pecah ban saat mendarat di Bandara RHF.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews – Maskapai Garuda Indonesia mengalami insiden pecah ban saat mendarat di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu, 16 April 2025 pagi. 

Meskipun goncangan cukup keras saat pendaratan, seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan selamat.  

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 WIB saat pesawat Garuda Indonesia mendarat di Tanjungpinang. Salah satu ban depan pesawat dilaporkan pecah saat menyentuh landasan, menyebabkan goncangan yang memicu kepanikan di antara penumpang.  

Seorang penumpang menceritakan bahwa ban pesawat lepas saat mendarat, mengakibatkan suara keras dan getaran yang kuat. Beberapa penumpang menjerit histeris akibat pendaratan yang tidak mulus.  

Baca juga: Ban Depan Pesawat Garuda Pecah Saat Mendarat di Bandara Tanjungpinang, Penumpang Sempat Panik

"Kami kaget karena goncangannya cukup keras. Beberapa orang berteriak, tapi alhamdulillah semuanya baik-baik saja," ujar salah seorang penumpang.  

Pesawat sempat tidak bisa merapat ke garbarata dan harus ditarik menggunakan mobil derek. Petugas bandara juga sempat menutup pintu kedatangan untuk mengamankan situasi, menimbulkan kekhawatiran di antara para penjemput.  

General Manager Garuda Indonesia Tanjungpinang, Ikhsan, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa ban depan pesawat pecah, bukan lepas sepenuhnya.  

"Benar, ban pesawat mengalami pecah. Saat ini kami masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebabnya," kata Ikhsan.  

Pesawat yang mengangkut 236 penumpang (83 kelas bisnis dan 153 kelas ekonomi) tersebut sedianya akan melanjutkan penerbangan ke Jakarta pada pukul 09.20 WIB. Namun, akibat insiden ini, jadwal penerbangan terpaksa ditunda.  

"Kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengevaluasi kerusakan. Tim teknis sedang bekerja untuk memastikan keselamatan sebelum pesawat dapat beroperasi kembali," tambah Ikhsan.  

Baca juga: Polda Kepri Musnahkan 96 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi, Tersangka: Saya Menyesal!

Meskipun terjadi insiden, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang dievakuasi dengan selamat dan dalam kondisi sehat.  

Seorang warga Tanjungpinang yang menjemput rekan kerjanya di bandara mengungkapkan kelegannya. 

"Awalnya kami khawatir ada hal buruk, tapi ternyata semua penumpang selamat. Syukurlah tidak ada yang terluka," ujarnya.  

Hingga berita ini diturunkan, Garuda Indonesia belum dapat memastikan penyebab pasti pecahnya ban pesawat. Investigasi lebih lanjut dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :