Penerbangan Citilink QG-930 Delay, Penumpang Ricuh di Bandara Hang Nadim – Ini Klarifikasinya!

Penerbangan Citilink QG-930 Delay, Penumpang Ricuh di Bandara Hang Nadim – Ini Klarifikasinya!

Pesawat Citilink. (foto. istimewa).

Nurjali

Batam, Batamnews - Manajemen Citilink Indonesia memberikan tanggapan terkait insiden keributan yang terjadi di Bandara Hang Nadim, Batam, pada Senin pagi 28 April 2025. 

Kericuhan tersebut dipicu oleh penundaan penerbangan Citilink nomor QG-930 rute Batam–Silangit.  

Dalam keterangan resmi kepada batamnews.co.id, Rabu, 30 April 2025, Head of Corporate Secretary & CSR Division PT Citilink Indonesia, Tashia Scholz, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang.  

Baca juga: Pemko Batam Kaji Pembangunan Sekolah Rakyat, Tiga Lokasi Disiapkan untuk Akses Pendidikan Anak Tidak Mampu

"Penundaan terjadi akibat kendala teknis. Kami mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan, sehingga keputusan mengganti pesawat diambil untuk memastikan kenyamanan penumpang," jelas Tashia.  

Penerbangan yang seharusnya berangkat pukul 11.05 WIB akhirnya diberangkatkan menggunakan pesawat pengganti pada pukul 12.41 WIB dan mendarat di Bandara Silangit pukul 15.28 WIB. Sebanyak 86 penumpang berada dalam penerbangan tersebut.  

Sebagai bentuk tanggung jawab, Citilink menerapkan prosedur delay management dengan memberikan kompensasi berupa makanan ringan dan minuman kepada penumpang yang terdampak.  

Baca juga: Jadwal Operasional Roro Telaga Punggur – Tanjung Uban Hari Ini, Rabu 30 April 2025: Pelayaran Terakhir Pukul 18.00 WIB

"Citilink senantiasa berkomitmen mengutamakan keselamatan dalam setiap penerbangan dan terus melakukan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan operasional," tambah Tashia.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :