Serapan APBD Provinsi Kepri Baru Capai 31,38% Hingga Juni Pertengahan Tahun 2025
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menyerahkan RPJMD tahun 2025.
Tanjungpinang, Batamnews – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga akhir semester pertama tahun 2025 baru mencapai 31,38% dari total pagu anggaran sebesar Rp3,918 triliun.
Data yang diterima dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 07 Juni 2025 menunjukkan bahwa realisasi pendapatan daerah hingga Juni 2025 tercatat Rp1,229 triliun, sementara belanja daerah terserap Rp1,192 triliun (30,43%).
Baca juga: Insiden K3: Nyaris Maut! Dua Pekerja Terjebak di Tangki Kapal TKG Pratama 5
Realisasi Pendapatan Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp676,34 miliar (38,43% dari pagu Rp1,760 triliun) Pajak Daerah: Rp594,27 miliar (37,52%), Retribusi Daerah: Rp57,94 miliar (43,86%), Lain-lain PAD yang Sah: Rp24,13 miliar (58,21%), Transfer Pemerintah Pusat (TKDD): Rp553,37 miliar (25,65% dari Rp2,157 triliun) dan Pendapatan Hibah: Belum terealisasi (0%).
Adapun Realisasi Belanja Daerah, Belanja Pegawai: Rp499,25 miliar (36,01%), Belanja Barang dan Jasa: Rp339,06 miliar (25,97%), Belanja Modal: Rp17,52 miliar (6,30%) – terendah, Belanja Bagi Hasil: Rp308,89 miliar (50,36%), Belanja Hibah: Rp27,63 miliar (14,95%).
Pembiayaan daerah, termasuk sisa anggaran tahun sebelumnya dan penyertaan modal, belum tersentuh (0%).
Baca juga: Anwar Anas: Kasus Pembunuhan PSK di Hotel Sagulung Harus Jadi Peringatan Serius
Serapan APBD Kepri hingga pertengahan tahun masih tergolong rendah, terutama di belanja modal (6,3%) dan transfer pusat (25,65%). Pemerintah daerah perlu mempercepat proses pengadaan dan penyaluran anggaran agar target tahunan dapat tercapai.
Sumber: SIKD Pemprov Kepri, 07 Juni 2025
Komentar Via Facebook :