Terungkap: Gembong Narkoba Dewi Astutik Ternyata Bernama Asli Paryatin, Jaringan Fredy Pratama
Paryatin alias Dewi Astutik (Foto: Repro)
Batamnews, Ponorogo – Fakta mengejutkan terus terungkap dalam kasus penyelundupan 2 ton sabu-sabu senilai Rp5 triliun melalui kapal MT Sea Dragon Tarawa di perairan Kepulauan Riau. Badan Narkotika Nasional (BNN) menetapkan seorang perempuan bernama Dewi Astutik sebagai otak jaringan internasional tersebut.
Namun, penyelidikan terbaru mengungkap bahwa nama itu hanyalah identitas palsu. Berdasarkan penelusuran Batamnews.co.id, nama asli Dewi Astutik adalah Paryatin. Nama itu diungkap oleh seorang warga Ponorogo.
Warga: “Jare Mbak, Ndue Anak Kembar Disekolahne Ng Pondok”
Kabar ini membuat geger kampung Sumber Agung. Seorang warga yang enggan disebut namanya menambahkan bahwa Paryatin dikenal memiliki anak kembar yang kini masih mondok (belajar) di pesantren.
"Katanya namanya Paryatin, dia punya anak kembar yang sekarang sekolah di pondok. Ya ampun, kok bisa sampai seperti ini ya nasib keluarganya, terutama anak-anaknya," ungkap Icha, seorang warga dengan nada penuh keprihatinan.
Warga lainnya, Sri Wahyuni, juga mengenal sosok Paryatin sebagai perempuan perantau yang jarang pulang. “Kalau Dewi Astutik nggak ada. Yang kami tahu ya Paryatin, pernah kerja di Taiwan, terakhir katanya ke Kamboja,” ucapnya.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyatakan bahwa nama asli dari Dewi Astutik adalah PA, warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Paryatin diketahui telah lama bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, dan terakhir di Kamboja.
“Kami sudah ke lokasi. Dewi Astutik itu sesuai KTP merupakan warga Kabupaten Ponorogo, tetapi nama aslinya bukan Dewi Astutik,” ujar Andin, dilansir dari Kompas.com, Rabu (28/5/2025).
Gunakan Identitas Adik
Paryatin diduga menggunakan identitas adiknya, Dewi Astutik, untuk menyamarkan jejak. Keterangan dari Kepala Dusun Sumber Agung, Gunawan, menguatkan temuan tersebut.
“Kalau warga bernama Dewi Astutik tidak ada, tetapi alamatnya memang sini. Foto KTP-nya itu memang kenal, dia PA,” kata Gunawan.
Terkait Sindikat Fredy Pratama
Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom mengungkapkan bahwa Paryatin (PA) alias Dewi Astutik terlibat erat dalam jaringan narkoba internasional yang diduga berkaitan dengan sindikat Fredy Pratama. Ia disebut sebagai pengendali distribusi narkoba dari luar negeri ke Indonesia.
“Dari hasil investigasi awal, ini masih satu jaringan dengan Fredy Pratama,” kata Marthinus.
Nama Paryatin muncul dalam penyergapan kapal Sea Dragon Tarawa yang membawa 2 ton sabu dan ditangkap di Batam. Empat WNI ditangkap dalam kapal tersebut, dan diduga memiliki koneksi langsung dengan sang buronan.
Diburu Interpol, Wajah PA Viral
Paryatin kini masuk dalam daftar red notice Interpol. BNN bersama BIN tengah memburu keberadaannya yang diduga berada di Kamboja. Foto-foto wajahnya telah tersebar luas di media sosial dan pemberitaan nasional, menimbulkan syok di kampung halaman.
“Saya cuma bilang waktu itu, hati-hati ya. Dia jawab ‘nggak apa-apa’. Nggak nyangka sampean kok begitu, PA…” kenang Mbah Misiyem, tetangga yang sempat bertemu PA selepas Lebaran tahun lalu.

Komentar Via Facebook :