Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Natuna Capai Bobot 1,043 Ton, Asli Peternak Lokal
Sapi Kurban
Natuna, Batamnews – Kabar gembira bagi masyarakat muslim Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Tahun ini, Natuna kembali menerima hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, untuk Iduladha 1446 Hijriah, setelah tahun lalu tidak mendapat jatah.
Yang membanggakan, sapi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Natuna sebagai hewan kurban presiden berasal dari peternak lokal dengan bobot mencapai 1,043 ton, menjadikannya yang terberat di antara usulan kabupaten/kota lain se-Kepri.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna, Wan Syazali, mengonfirmasi hal ini saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 15 Mei 2025.
Baca juga: Kabupaten Lingga Gagal Jadi Tuan Rumah STQ 2025 Akibat Kekurangan Dana Rp300 Juta
"Setiap provinsi dan kabupaten dapat satu. Alhamdulillah Natuna kebagian tahun ini," ujarnya.
Sapi tersebut dibeli dari peternak di Kecamatan Bunguran Timur, dengan jenis Limosin hasil Inseminasi Buatan (IB) atau persilangan kawin suntik.
"Sudah kami usulkan ke Sekretariat Presiden. Memenuhi syarat kesehatan dan bobot standar," jelas Syazali.
Harga sapi diusulkan sebesar Rp65 juta (belum termasuk biaya operasional), namun harga final akan ditentukan antara pusat dan peternak. Pembayaran dilakukan langsung oleh pemerintah pusat.
Terkait lokasi penyerahan dan penyembelihan, Syazali menyatakan masih menunggu keputusan Bupati Natuna. "Tahun 2023 di Serasan. Tahun ini belum pasti," katanya.
Baca juga: Demo Nelayan Kepri Berakhir dengan Komitmen DPRD Bawa Suara Nelayan ke Pusat
Ia menekankan, bantuan ini bukan hanya untuk umat muslim yang merayakan Iduladha, tapi juga bukti kualitas ternak Natuna dan motivasi bagi peternak lokal.
"Ini kebanggaan, sekaligus semangat baru untuk terus meningkatkan mutu ternak," pungkasnya.
Dengan adanya sapi kurban presiden ini, Natuna kembali menunjukkan potensi peternakannya yang mampu bersaing secara nasional.

Komentar Via Facebook :