Jadwal Kapal Sabuk Nusantara 36, 22-30 April 2025: Layani Wilayah Terpencil Anambas hingga Natuna
KM Sabuk Nusantara 36. (Foto: istimewa)
Anambas, Batamnews – Kementerian Perhubungan melalui operator kapal perintis kembali mengumumkan jadwal terbaru kapal Sabuk Nusantara 36 yang akan melayani berbagai pelabuhan di wilayah Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat. Kapal ini menjadi salah satu sarana vital dalam mendukung konektivitas antar pulau, khususnya untuk masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan.
Jadwal pelayaran dimulai dari Pelabuhan Sintete, Kalimantan Barat, dengan keberangkatan perdana pada Senin, 21 April 2025 pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, kapal ini akan melayari berbagai rute strategis dengan detail sebagai berikut:
- Serasan – Tiba: Selasa, 22 April 2025 pukul 07.00 WIB | Berangkat: 09.00 WIB
- Subi – Tiba: Selasa, 22 April 2025 pukul 16.00 WIB | Berangkat: 22.00 WIB
- Penagi – Tiba: Rabu, 23 April 2025 pukul 07.00 WIB | Berangkat: 11.00 WIB
- Pulau Laut – Tiba: Rabu, 23 April 2025 pukul 20.00 WIB | Berangkat: 22.00 WIB
- Sedanau – Tiba: Kamis, 24 April 2025 pukul 06.00 WIB | Berangkat: 09.00 WIB
- Midai – Tiba: Kamis, 24 April 2025 pukul 16.00 WIB | Berangkat: 18.00 WIB
- Tarempa – Tiba: Jumat, 25 April 2025 pukul 07.00 WIB | Berangkat: 11.00 WIB
- Letung – Tiba: Jumat, 25 April 2025 pukul 15.30 WIB | Berangkat: 17.00 WIB
- Tanjungpinang – Tiba: Sabtu, 26 April 2025 pukul 15.00 WIB | Berangkat: Senin, 28 April 2025 pukul 13.00 WIB
- Tambelan – Tiba: Selasa, 29 April 2025 pukul 16.00 WIB | Berangkat: 18.00 WIB
- Kembali ke Sintete – Tiba: Rabu, 30 April 2025 pukul 07.00 WIB
Kapal Sabuk Nusantara 36 merupakan bagian dari program Tol Laut, yang bertujuan menekan disparitas harga barang dan memperlancar mobilitas masyarakat antarpulau.
Jadwal ini bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi cuaca dan situasi teknis di lapangan. Masyarakat diimbau selalu melakukan pengecekan ulang ke pelabuhan terdekat sebelum keberangkatan.
Dengan pelayanan Sabuk Nusantara 36 ini, pemerintah berharap mobilitas logistik, manusia, dan ekonomi di kawasan perbatasan dan kepulauan bisa terus tumbuh dan berkembang lebih baik.
Komentar Via Facebook :