Jenazah Ditemukan di Hutan Twiangkang: Polisi Selidiki Kematian Tak Wajar Tatap Limbong

Jenazah Ditemukan di Hutan Twiangkang: Polisi Selidiki Kematian Tak Wajar Tatap Limbong

Tangkapan layar video

Nurjali

Batam, Batamnews – Jajaran Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Bengkong masih melakukan penyelidikan terkait penemuan jenazah Tatap Limbong di sekitar hutan Twiangkang, Tembesi, Sagulung, pada Kamis, 27 Maret 2025. 

Saat ini, kepolisian menunggu hasil autopsi dari Tim Medis Rumah Sakit Bhayangkara untuk menentukan penyebab kematian.  

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal, menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa lima orang saksi terkait kasus ini.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan penyidikan, termasuk mensinkronkan keterangan para saksi," ujarnya pada Senin, 7 April 2025.

Baca juga: Misteri Kematian Tatap Limbong di Batam: Kecelakaan atau Pembunuhan?

Ketika ditanya apakah ada kaitan antara kematian korban dengan pekerjaannya di sebuah koperasi, Zaenal menegaskan bahwa hal itu masih dalam tahap penyelidikan.  

Zaenal juga mengonfirmasi bahwa pihaknya masih menunggu laporan autopsi untuk mengetahui apakah terdapat tanda-tanda kekerasan pada jenazah. "Kami meminta masyarakat bersabar menunggu hasil resmi dari tim medis," katanya.  

Tatap Limbong, warga Bengkong, ditemukan warga dalam kondisi tidak wajar. Keluarganya menyatakan tidak terima atas kepergiannya dan mendesak polisi mengungkap kasus ini.  

Video yang diunggah akun TikTok jeremi harianja 35 menunjukkan kerabat korban, terutama para wanita, menangis saat melihat jenazah. Banyak netizen yang menyayangkan insiden ini terjadi di Batam, mengingat korban dikenal sebagai orang baik selama hidupnya.  

Ronal Aritonang, seorang warga yang mengenal korban dari jauh, menyatakan prihatin dan menduga ada kejanggalan dalam kematian Tatap. "Lokasi penemuan jenazah dekat dengan motornya, dan tidak ada indikasi kecelakaan lalu lintas," ujarnya.  

Baca juga: Ratusan Porter Pelabuhan 99 Batuampar Keluhkan Pemotongan Upah Tidak Wajar

Diketahui, korban meninggalkan seorang anak berusia 9 bulan dan istri yang berasal dari marga Sinaga.  

Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Baasyir, melalui Kanit Reskrim Iptu Mariaot, membenarkan bahwa keluarga korban sempat melapor kehilangan sebelum jenazah ditemukan. 

"Jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi dan telah dimakamkan di Medan dua hari setelah ditemukan," jelas Mariaot.  

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian Tatap Limbong.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :