Misteri Kematian Tatap Limbong di Batam: Kecelakaan atau Pembunuhan?
Tangkapan layar video unggahan akun TikTok @jeremiharianja35.
Batam, Batamnews - Mayat Tatap Limbong, warga Bengkong, ditemukan di sekitar hutan Twiangkang, Tembesi, Sagulung, pada Kamis, 27 Maret 2025 lalu.
Kondisi jenazah yang tidak wajar membuat keluarga mempertanyakan penyebab kematiannya. Mereka mendesak kepolisian untuk mengungkap kasus ini.
Dalam unggahan akun TikTok @jeremiharianja35, terlihat belasan perempuan—kerabat korban—menangis saat melihat jenazah di rumah duka.
Banyak komentar warganet yang menyayangkan kejadian ini terjadi di Batam. Keluarga juga sulit menerima kematian Tatap yang dinilai tidak wajar, mengingat semasa hidupnya ia dikenal sebagai orang baik.
Baca juga: Tragedi Cinta Berdarah di Batam: Wanita Tikam Kekasih Gara-gara Judi Slot
Ronal Aritonang, yang turut prihatin meski tidak mengenal korban secara dekat, menyatakan ada kejanggalan dalam kasus ini.
"Lokasi penemuan mayat tidak jauh dari motornya. Diduga korban meninggal secara tidak wajar, bukan karena kecelakaan lalu lintas," ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun, Tatap meninggalkan seorang anak berusia 9 bulan dan istri yang berasal dari marga Boru Sinaga.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Baasyir, melalui Kanit Reskrim Iptu Mariaot, membenarkan bahwa korban adalah warga Bengkong. Sebelum penemuan jenazah, keluarga sempat melaporkan kehilangan.
"Korban ditemukan sudah tidak bernyawa beberapa hari sebelum Lebaran," kata Mariaot.
Jenazah sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk autopsi sebelum dimakamkan di Medan dua hari setelah ditemukan. "Kasus ini masih dalam penyelidikan," tegasnya.
Baca juga: Ruang Tunggu Pelabuhan di Tajur Resun Ambruk, Belasan Warga Luka Parah
Sebelumnya, mayat pria tanpa identitas ditemukan dalam keadaan membusuk di sebuah jurang pada Kamis, 27 Maret 2025 sore. Di lokasi, polisi menemukan sepeda motor Honda Vario 160 hitam (BP 3326 CR) dalam kondisi terjatuh, serta sebuah helm ungu.
Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi P Tambunan, mengonfirmasi penemuan tersebut. "Mayat berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi membusuk. Identitasnya awalnya belum diketahui," jelasnya.
Tim Inafis Polresta Barelang dan Polsek Sagulung masih melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kematian. Polisi meminta masyarakat yang kehilangan anggota keluarga untuk melapor guna membantu identifikasi.
Komentar Via Facebook :