Siapa Jefridin Hamid? Sekda Batam yang Kembali Viral karena Emosi Saat Sidak Proyek Ilegal
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin (Foto: MC Batam)
Batam, Batamnews – Jefridin Hamid, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, menjadi sorotan publik setelah video dirinya tampak marah saat mempertanyakan dalang di balik penimbunan ilegal di Sungai Permata Baloi, Lubuk Baja, Batam, beredar luas di media sosial.
Jefridin Hamid merupakan kelahiran Selatpanjang, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau pada 25 Desember 1968.
Jefridin memulai karier sebagai guru di Belakang Padang, Batam, sebelum beralih ke birokrasi dengan menjadi staf di Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) di era kepemimpinan Wali Kota Batam, Nyat Kadir.
Baca juga: Sekda Kota Batam Jefridin Tercatat Miliki Harta Rp11,7 Miliar, Viral Usai Sidak Penimbunan Ilegal
Kariernya terus menanjak dengan menjabat sebagai Kepala Dinas dan Lurah di Batam. Ia juga aktif di berbagai organisasi, seperti Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Batam, dan Ketua Ikatan Keluarga Sulawesi Selatan (IKSS) Batam.
Jefridin sempat digadang-gadang sebagai calon Wakil Wali Kota Batam pada Pilkada 2024, berpasangan dengan mantan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina. Namun, dinamika politik yang ketat membuatnya urung maju.
Belum lama ini, namanya kembali viral setelah video dirinya terlihat emosional saat menanggapi pertanyaan warga mengenai penimbunan ilegal di Sungai Permata Baloi.
Dalam video tersebut, warga mempertanyakan siapa dalang di balik praktik ilegal itu, namun tidak mendapat jawaban memuaskan dari pihak terkait.
Baca juga: Video Sekda Batam Jefridin Meradang Saat Ditanya Soal Penimbunan Ilegal di Sungai Permata Baloi
Berdasarkan laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 3 Januari 2025, total kekayaan Jefridin mencapai Rp11,7 miliar. Asetnya meliputi properti, kendaraan, surat berharga, serta kas dan setara kas.
Kejadian ini memicu beragam reaksi netizen, mulai yang mendukung ketegasannya hingga yang mempertanyakan efektivitas penanganan masalah penimbunan ilegal di Batam.

Komentar Via Facebook :