Kapal Kelud Terlambat Satu Jam, Biaya Porter Melonjak

Kapal Kelud Terlambat Satu Jam, Biaya Porter Melonjak

Pantauan Batamnews di Pelabuhan Kelud, yang bersebelahan dengan Pelabuhan Kargo, menunjukkan ratusan penjemput telah masuk ke pelabuhan sejak pukul 23.00 WIB.

Nurjali

Batam, Batamnews - Kapal Kelud yang seharusnya merapat di Pelabuhan 99 Batuampar mengalami keterlambatan satu jam akibat cuaca buruk dan ombak besar selama perjalanan. 

Meski terlambat, ribuan penumpang berhasil turun dengan selamat meski dalam kondisi cuaca yang masih mendung.  

Pantauan Batamnews di Pelabuhan Kelud, yang bersebelahan dengan Pelabuhan Kargo, menunjukkan ratusan penjemput telah masuk ke pelabuhan sejak pukul 23.00 WIB. 

Baca juga: Breaking News! Dua Pria Diduga Lakukan Pelecehan di Jalan Botania 2, Pelaku Ditangkap Warga

Tak hanya penjemput, puluhan kendaraan umum seperti taksi online dan kerabat penumpang memadati area parkir. Bahkan, mobil angkutan jenis "Bimbar" yang melayani rute berbagai daerah di Batam juga telah bersiap mengangkut penumpang.  

Iwan, warga Batuaji yang menunggu kedatangan istrinya, mengungkapkan bahwa sang istri berangkat dari Medan pada Jumat, 4 April 2025 sore sekitar pukul 17.00 WIB. 

Menurut pengakuan istrinya, kapal mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk dan ombak besar selama perjalanan.  

"Katanya ombak besar dan cuaca buruk terjadi selama beberapa jam di perjalanan," ujar Iwan.  

Akibatnya, Kapal Kelud baru merapat di pelabuhan sekitar pukul 01.00 WIB, berbeda dari jadwal normal pukul 00.00 WIB. Meski begitu, seluruh penumpang dapat turun dengan lancar.  

Sementara itu, Erwin, penumpang lain asal Bengkong, juga mengeluhkan keterlambatan kapal. Ia menuturkan bahwa harga tiket Kapal Kelud dari Medan sebesar Rp399.000 belum termasuk biaya porter.  

Baca juga: Pria di Bintan Meninggal Diduga Tenggak Racun Rumput Saat Idulfitri

"Ongkos kapal dan biaya porter hampir sama, karena ongkos angkut barang per koper bisa mencapai seratus ribu rupiah," keluhnya.  

Erwin mengaku bahwa sebelumnya biaya porter ditentukan berdasarkan ukuran barang. Namun, sejak pelabuhan baru ini beroperasi, tarifnya semakin mahal.  

"Setiap tahun saya pulang, tapi sejak pindah ke pelabuhan baru, biaya porter jadi sangat tinggi," ujarnya dengan nada kesal.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :