Presiden Prabowo Tetapkan Biaya Haji 2025, Embarkasi Batam Rp54 Juta
Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka. (Foto: Biro Pers Setpres)
Jakarta, Batamnews – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446H/2025 melalui Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 6 Tahun 2025. Keppres ini mengatur biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang harus dibayarkan jemaah serta nilai manfaat yang digunakan untuk menutup selisih biaya haji.
Keppres ini ditandatangani pada Rabu, 12 Februari 2025, dan merinci besaran biaya yang berlaku bagi jemaah haji reguler, Petugas Haji Daerah (PHD), serta Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) digunakan untuk membiayai penerbangan haji, sebagian biaya akomodasi di Makkah dan Madinah, serta biaya hidup (living cost) jemaah. Sedangkan selisih antara Bipih dengan BPIH ditutupi dari nilai manfaat yang telah disiapkan oleh pemerintah.
Pemerintah menetapkan bahwa nilai manfaat yang digunakan untuk menutup selisih biaya haji tahun 2025 mencapai Rp6,83 triliun. Sementara itu, biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang ditanggung oleh jemaah adalah Rp55.431.750,78 juta (Rp55,4 juta), yang setara dengan 62 persen dari total BPIH sebesar Rp89,4 juta.
Berikut adalah rincian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) bagi jemaah reguler tahun 1446H/2025, sesuai embarkasi keberangkatan:
- Embarkasi Aceh: Rp46.922.333
- Embarkasi Medan: Rp47.976.531
- Embarkasi Batam: Rp54.331.751
- Embarkasi Padang: Rp51.781.751
- Embarkasi Palembang: Rp54.411.751
- Embarkasi Jakarta (Pondok Gede & Bekasi): Rp58.875.751
- Embarkasi Solo: Rp55.478.501
- Embarkasi Surabaya: Rp60.955.751
- Embarkasi Balikpapan: Rp57.235.421
- Embarkasi Banjarmasin: Rp59.331.751
- Embarkasi Makassar: Rp57.670.921
- Embarkasi Lombok: Rp56.764.801
- Embarkasi Kertajati: Rp58.875.751
Tahun ini, Arab Saudi telah menetapkan kuota haji bagi jemaah asal Indonesia sebanyak 221.000 jemaah, yang terdiri dari jemaah reguler dan jemaah khusus.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berupaya untuk menurunkan biaya haji melalui efisiensi di berbagai sektor. Namun, ia mengaku belum puas dengan besaran penurunan biaya yang telah dicapai.
"Kita semua kerja untuk efisiensi di semua bidang. Mungkin pertama kali dalam sejarah Republik juga kita turunkan harga naik haji. Itu juga kita belum puas, saya perintahkan cari lagi kesempatan," ujar Prabowo saat berada di Sumedang, Jawa Barat, Selasa, 21 Januari 2025 lalu.
Meskipun biaya haji tahun ini telah mengalami penyesuaian, Prabowo menekankan bahwa pemerintah akan terus mencari cara agar biaya ibadah haji bisa semakin terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Dengan adanya keputusan ini, diharapkan persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2025 berjalan lebih lancar, dan jemaah bisa menunaikan ibadah haji dengan nyaman tanpa kendala biaya yang terlalu besar.
Komentar Via Facebook :