Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan di Batam, Diduga Mabuk Saat Keributan
Unit Reskrim Polsek Bengkong melakukan olah TKP. (foto. istimewa).
Batam, Batamnews – Sebuah keributan terjadi di Simpang Empat Bengkong, Kota Batam, pada Sabtu malam 29 Maret 2025 sekitar pukul 22.00 WIB. Sekelompok pria diduga di bawah pengaruh minuman keras menganiaya seorang warga hingga luka-luka.
Menurut keterangan saksi mata, kejadian bermula saat sekelompok pria berkumpul di sekitar Gang Bidan Puji, Bengkong.
"Saat saya dan pacar lewat, mereka menutup jalan. Pacar saya bilang, 'Permisi, Bang,' lalu kami diberi jalan. Tapi, mereka terlihat mabuk—ada yang membuka baju dan menghalangi jalan," ujar saksi.
Baca juga: Keributan di Bengkong Batam Berujung Penganiayaan, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Tak lama kemudian, kelompok tersebut berpindah ke Simpang Pantek, dekat Warung Sate Asih. Seorang pria berbaju merah terlihat mengendarai motor secara ugal-ugalan, tiba-tiba menghentikan kendaraannya, lalu memukuli seorang remaja yang hendak berbelok.
"Anak itu ketakutan, dijambak, dan ditendang berkali-kali oleh pria berbaju merah," ungkap saksi.
Melihat hal itu, seorang warga bernama Pak Dani berusaha melerai. Namun, ia justru menjadi sasaran amukan pria berbaju merah dan rekannya yang datang menggunakan motor. Pak Dani dikeroyok hingga helmnya pecah di bagian kepala.
"Kasihan Pak Dani. Dia hanya ingin melindungi anak itu, tapi malah dihajar habis-habisan. Saat lari menyelamatkan diri ke tukang pangkas, dia masih dikejar," tutur saksi.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu enggan mendekat karena khawatir menjadi korban. Masyarakat berharap polisi segera mengusut kasus ini dan menangkap para pelaku.
Baca juga: Keributan di Simpang Empat Bengkong Batam, Warga Jadi Korban Penganiayaan
Kanit Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan, membenarkan adanya keributan yang didalangi seorang pria di bawah pengaruh alkohol.
"Benar telah terjadi keributan. Terduga pelaku dalam keadaan mabuk. Kami sedang melakukan penyelidikan dan telah mengantongi identitas pelaku," ujarnya saat dikonfirmasi.

Komentar Via Facebook :