Festival Lampu Colok & Hias Eid Mubarak 2025 di Karimun Resmi Dibuka, Total Hadiah Rp135 Juta

Festival Lampu Colok & Hias Eid Mubarak 2025 di Karimun Resmi Dibuka, Total Hadiah Rp135 Juta

Bupati Karimun Iskandarsyah dan Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole bersama sejumlah tokoh masyarakat karimun meresmikan lampu colok.

Nurjali

Batamnews, Karimun - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, resmi membuka festival atau lomba lampu colok dan lampu hias dalam rangka menyambut Eid Mubarak 1446 Hijriah.  

Pembukaan lomba ditandai dengan penyalaan lampu colok oleh Bupati Karimun, Iskandarsyah, bersama Wakil Bupati, Rocky Marciano Bawole, pada Rabu, 26 Maret 2025 malam di Jalan Telaga Tujuh, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun.  

"Alhamdulillah, perlombaan ini sangat dinantikan masyarakat untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri," ujar Bupati Iskandarsyah.  

Baca juga: Bupati Karimun Jelaskan Penyebab Tidak Adanya Festival Kendaraan Hias Tahun Ini

Ia menegaskan, lomba ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan momentum untuk memeriahkan sekaligus melestarikan budaya turun-temurun.  

"Melalui festival ini, kami berharap dapat memperkuat rasa kekeluargaan, kekompakan, serta semangat menjaga tradisi," tambahnya.  

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun, Rocky, menyatakan bahwa lomba lampu colok dalam menyambut Idul Fitri harus terus dilestarikan sebagai bagian dari syiar Islam dan budaya lokal.  

"Dulu, lampu colok sering dipadukan dengan meriam bambu. Tradisi ini bisa membangkitkan kerinduan warga Karimun di perantauan untuk pulang kampung sekaligus menarik wisatawan," jelas Rocky.  

Festival Lampu Hias Eid Mubarak 2025 kali ini menawarkan total hadiah Rp135 juta dan diikuti 46 peserta, terdiri dari 15 tim kategori lampu colok dan 31 tim kategori lampu elektrik.  

Baca juga: Dukung FTZ Menyeluruh, Pemkab Karimun Percepat Pembenahan Listrik dan Pelabuhan

  • Kriteria penilaian meliputi:  
  • Konstruksi dengan tinggi minimal 7 meter dan lebar 15 meter.  
  • Pesan dan kesan bernuansa Islami.  
  • Kerapian menara/gerbang, keindahan, dan kreativitas hiasan lampu.  
  • Jumlah lampu (khusus kategori lampu colok).  
  • Penggunaan lampu LED strip (khusus kategori lampu elektrik).  
  • Tidak memanfaatkan bangunan permanen seperti gerbang perumahan atau masjid.  

Festival ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus pelestarian tradisi lokal yang sarat makna.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :