Bupati Karimun Jelaskan Penyebab Tidak Adanya Festival Kendaraan Hias Tahun Ini
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karimun saat meninjau gerbang hias di Karimun.
Batamnews, Karimun - Kabupaten Karimun tidak akan menggelar festival kendaraan hias pada malam takbiran tahun ini karena kegiatan tersebut tidak tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2025.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, yang menjelaskan bahwa pemerintahannya masih menjalankan anggaran yang telah disahkan sebelum ia dilantik.
Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025.
Baca juga: Masyarakat Karimun Kecewa, Festival Takbir dengan Kendaraan Hias Dibatalkan
Sementara itu, APBD Kabupaten Karimun Tahun 2025 telah disahkan pada 30 November 2024, sebelum masa jabatan mereka dimulai.
"Kami sebagai pemimpin baru tidak mungkin mengubahnya. Jadi, ketiadaan festival ini bukan karena efisiensi, melainkan karena tidak ada dalam DPA yang sudah disahkan," ujar Bupati Iskandarsyah pada Rabu malam, 26 Maret 2025.
Ia menambahkan bahwa sejak awal menjabat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyelenggara, dalam hal ini Bagian Kesra, telah memberitahukan bahwa festival kendaraan hias pawai takbir Idul Fitri 2025 tidak dianggarkan.
"Di awal, mereka sudah memberi tahu saya. Kalau tidak dianggarkan, mau bilang apa?" katanya.
Meski demikian, Bupati Iskandarsyah berjanji akan berupaya menganggarkan kembali kegiatan yang dinanti masyarakat tersebut di masa mendatang.
Baca juga: Dukung FTZ Menyeluruh, Pemkab Karimun Percepat Pembenahan Listrik dan Pelabuhan
"Insya Allah, ke depan kita akan coba anggarkan. Kami ingin menjadikan festival kendaraan hias sebagai salah satu prioritas, sejalan dengan visi misi kami untuk mewujudkan Karimun yang maju, sejahtera, dan berbudaya," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole menegaskan bahwa ketiadaan festival ini bukanlah keinginan mereka.
"Dulu ada, kenapa sekarang tidak? Total hadiahnya hanya Rp46 juta. Ini bukan kemauan kami. Kami hanya meneruskan kebijakan yang sudah ada," kata Rocky.
Dengan demikian, masyarakat Karimun tidak akan menyaksikan festival kendaraan hias pada malam takbiran tahun ini, tetapi pemerintah berkomitmen untuk mempertimbangkannya kembali di tahun-tahun mendatang.

Komentar Via Facebook :