Dua Sopir di Karimun Berdamai Usai Cekcok dan Perkelahian, Dimediasi Oleh Polisi
Pertikaian antara dua sopir di Karimun berhasil diselesaikan secara damai melalui jalur kekeluargaan.
Karimun, Batamnews – Pertikaian antara dua sopir di Karimun berhasil diselesaikan secara damai melalui jalur kekeluargaan pada Rabu malam, 19 Maret 2025.
Insiden ini bermula dari perselisihan yang terjadi di Jalan A Yani, Kecamatan Karimun, pada Rabu siang, 19 Maret 2025.
Kedua sopir, yang terlibat dalam cekcok dan berujung perkelahian, akhirnya mendatangi Polsek Balai Karimun untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dengan mediasi dari pihak kepolisian, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
"Kedua belah pihak telah berdamai secara kekeluargaan," ujar Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri, Rabu malam.
Baca juga: Dua Sopir Bentrok di Jalan A. Yani Karimun, Berawal dari Senggolan Mobil
Perselisihan ini melibatkan dua orang sopir, yaitu sopir oplet dan sopir taksi online (Maxim).
Sopir taksi online mengendarai mobil berwarna merah, sementara sopir oplet mengenakan baju berwarna hitam. Cekcok antara keduanya berujung pada pemukulan yang dilakukan oleh sopir oplet.
Setelah kejadian tersebut, sopir taksi online yang menjadi korban melaporkan insiden ini ke Polsek Balai Karimun. Sopir oplet pun kemudian datang ke polsek untuk menyelesaikan masalah.
Menurut Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri, persoalan ini bermula dari masalah pribadi antara kedua belah pihak.
"Ini murni masalah pribadi mereka berdua. Awalnya terjadi senggolan kendaraan atau lakalantas antara mereka," jelas AKP Andri.
Kapolsek menegaskan bahwa insiden ini tidak terkait dengan komunitas angkutan umum atau taksi online secara keseluruhan.
Baca juga: Hujan Seharian di Kepulauan Riau, Polres Karimun Lakukan Patroli Siaga Bencana
"Ini murni kecelakaan antara mereka berdua. Bahkan, sopir oplet datang ke polsek atas kemauan sendiri," tambahnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua belah pihak. Mediasi akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa persoalan ini benar-benar selesai dengan baik.
Dengan adanya penyelesaian secara kekeluargaan ini, diharapkan tidak akan ada lagi konflik serupa di masa mendatang.

Komentar Via Facebook :