Cerita Sopir Taksi Online Jadi Korban Begal di Jembatan 5 Barelang
Seorang sopir taksi online, Rio, mengalami kejadian tragis saat dirinya menjadi korban begal di Jembatan 5 Barelang. (Foto: tangkapan layar)
Batam, Batamnews - Seorang sopir taksi online, Rio, mengalami kejadian tragis saat dirinya menjadi korban begal di Jembatan 5 Barelang pada Kamis dini hari. Peristiwa ini terjadi setelah Rio menerima orderan dari penumpang yang minta diantar ke Jembatan 1 Barelang pada Kamis dini hari.
Rio mengungkapkan bahwa penumpangnya, yang diketahui bernama Azrul Syah, meminta diantar ke Jembatan 1 Barelang. Karena sepi orderan, Rio memberanikan diri untuk menerima permintaan tersebut. Namun, setibanya di Jembatan 1, pelaku malah meminta diantar ke Jembatan 5 Barelang, sebuah perjalanan yang berjarak puluhan kilometer.
Saat itu, pelaku belum membayar uang sewa, namun Rio tetap mengantar ke Pulau Galang. Setelah melewati Jembatan 5, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dan hendak menggorok leher Rio dari kursi belakang.
Baca juga: Mobil Taksi Online Ditemukan Rusak Parah dan Ada Bercak Darah di Jembatan 5 Barelang Batam
"Saya mengambil orderan tersebut karena butuh uang. Saya mulai curiga saat sampai di Jembatan 1 karena penumpang tersebut tidak mau duduk di depan," kata Rio. "Penumpang itu minta diantar ke Jembatan 5 secara manual. Karena merasa kasihan, saya mengantar dia dengan janji akan dibayar lebih setelah sampai di tujuan."
Setelah melewati Jembatan 5, pelaku langsung mencoba menyerang Rio. "Langsung penumpang itu ingin menggorok leher saya dari kursi belakang. Karena refleks menangkis pisau tersebut, mobil saya banting setir ke kiri dan masuk ke parit," tambahnya.
Pelaku kemudian keluar dari mobil dan melarikan diri. "Pelaku juga terluka dan berdarah-darah. Ada beberapa warga Galang yang lewat menggunakan mobil pick-up tetapi tidak mau menjadi saksi," kata Rio.
Jajaran Polresta Barelang kemudian menangkap Azrul Syah di Batam pada Jumat 26 Juli 2024. Pelaku mengaku berniat merampok korban karena butuh uang.
Berita ini merupakan peringatan serius bagi para pengemudi taksi online untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan diri dalam setiap perjalanan.
(CR1)

Komentar Via Facebook :