Tumpukan Sampah di Pelabuhan Domestik Karimun Ganggu Kenyamanan Pengunjung
Penampakan tumpukan sampah di depan Pelabuhan Domestik Karimun yang sudah beberapa hari tidak diangkut.
Batamnews, Karimun – Tumpukan sampah di depan Pelabuhan Domestik Karimun semakin mengganggu kenyamanan pengunjung. Selain tidak sedap dipandang, bau tidak sedap yang ditimbulkan juga sangat mengganggu indera penciuman.
Keberadaan sampah yang menumpuk di beberapa titik depan pelabuhan, termasuk dekat area parkir, telah terjadi sejak sepekan terakhir.
Setiap orang yang datang ke pelabuhan langsung disambut dengan pemandangan tumpukan sampah dan bau tidak sedap yang sangat mengganggu. Kondisi ini tentu memengaruhi citra Pelabuhan Karimun sebagai pintu masuk dan keluar wisatawan.
"Sudah lebih dari seminggu, sampah semakin menumpuk dan tidak diangkat," keluh seorang warga yang sering beraktivitas di pelabuhan.
Parahnya, pada pagi hari, ulat atau belatung dari tumpukan sampah tersebut sering terlihat berkeliaran hingga ke area parkir.
Selain itu, tumpukan sampah juga menghalangi saluran air pembuangan, terutama saat hujan, sehingga menyebabkan genangan air yang bercampur dengan air kotor dari sampah. "Kemarin saat hujan, air sampai tergenang karena saluran pembuangan terhalang sampah," ujarnya.
Kondisi ini tentu perlu segera ditangani agar tumpukan sampah dapat diangkut. Meskipun volumenya tidak mencapai hitungan ton, lokasi tumpukan sampah berada di area publik yang ramai dilalui orang, termasuk wisatawan.
Baca juga: Kapal Roro Karimun-Tanjung Buton dan Selat Belia Segera Beroperasi, Dishub Tunggu Izin Kemenhub
"Jika dibiarkan, pengunjung akan merasa tidak nyaman, terutama saat menunggu jemputan. Harap sampah segera diangkat," tambahnya.
Diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan untuk membersihkan area pelabuhan agar kenyamanan dan kebersihan lingkungan pelabuhan dapat kembali terjaga.

Komentar Via Facebook :