Sampah Menumpuk di TPS Karimun Capai 11 Ribu Ton Akibat Mogok Kerja Petugas

Sampah Menumpuk di TPS Karimun Capai 11 Ribu Ton Akibat Mogok Kerja Petugas

Pembersihan tumpukan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Karimun diperkirakan memakan waktu sekitar satu minggu. 

Nurjali

Karimun, Batamnews - Pembersihan tumpukan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Karimun diperkirakan memakan waktu sekitar satu minggu. 

Hal ini disebabkan oleh volume sampah yang menumpuk cukup banyak setelah hampir sepekan tidak diangkut oleh petugas kebersihan yang tengah mogok kerja.

Akibatnya, selama lebih dari sepekan, sampah di setiap TPS tidak terangkut, sehingga menumpuk hingga mencapai belasan ribu ton. 

"Perhitungan sementara, tumpukan sampah di TPS-TPS mencapai 11 ribu ton," ujar Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karimun, Syafrianto, pada Sabtu, 22 Februari 2025.

Baca juga: Wabup Karimun Rocky Marciano Bawole Pimpin Aksi Bersih-Bersih TPS

Dengan banyaknya tumpukan sampah tersebut, pengangkutan sampah dari TPS ke TPA Sememal tidak dapat diselesaikan dalam satu hari. Terdapat 25 TPS yang tersebar di Pulau Karimun Besar yang harus dibersihkan.

"Sampah di setiap TPS cukup banyak, butuh waktu sekitar satu minggu untuk menyelesaikannya," jelas Syafrianto.

Sementara itu, pengangkutan sampah yang telah dimulai oleh Palang Merah Indonesia (PMI) yang diinisiasi oleh Wakil Bupati Karimun, Rocky, diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah sampah di TPS.

"Alhamdulillah, PMI yang diketuai oleh Pak Rocky, yang juga merupakan Wabup Karimun, hari ini sudah bergerak mengangkut sampah dari TPS ke TPA," kata Syafrianto.

Baca juga: Mogok Kerja Petugas Kebersihan di Karimun, Sampah Menumpuk di Berbagai Lokasi

PMI Karimun telah menurunkan 1 unit ekskavator, 3 unit backhoe loader JCB, dan 10 unit truk untuk mengangkut sampah yang menumpuk di TPS ke TPA. Rencananya, besok akan diturunkan pula alat berat jenis buldoser untuk merapikan sampah di TPA Sememal.

Aksi pembersihan sampah yang dilakukan oleh PMI Karimun akan terus berlanjut hingga solusi terkait pembayaran gaji petugas kebersihan terselesaikan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :