Meraup Untung dari Selundupan (1)

Berburu Rezeki dari Barang Bekas Singapura

Berburu Rezeki dari Barang Bekas Singapura

Aktivitas Pasar Seken Aviari Batuaji Batam, Senin (5/1/2015). (Foto/Koki)

Zuhri Muhammad

Batam - Batam termasuk salah satu kota besar yang berbatasan dengan negara tetangga, Singapura dan Malaysia. Kondisi ini kemudian dimanfaatkan sebagian orang untuk memasukkan barang bekas dari Singapura dan Malaysia. 

Mulai dari furniture hingga pakaian. Pakaian bekas juga menjadi barang yang paling sering diselundupkan. Padahal di negara jiran, barang-barang tersebut dikategorikan sebagai limbah berbahaya.

Seorang wanita berusia sekitar 40 tahun terlihat merapikan tokonya di Pasar Seken Aviari, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau, Senin (5/1/2015). 

“Belasan tahun sudah di sini,” kata wanita yang biasa dipanggil Yani itu. Yani berjualan pakaian seken. Mulai dari baju hingga celana. 

Sebelumnya ia juga sudah berjualan di Bengkong Seken kemudian digusur dan pindah ke Batuaji. Setiap hari Yani membuka toko pakaian bekasnya hingga malam. Mulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 21.00. ‘

Pembeli datang dari berbagai kalangan, terutama kalangan menengah ke bawah. Hebatnya, Yani mampu menyewa ruko seharga Rp 90 juta per tahun untuk berdagang.

 

[kok]

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait