Viral! Perkelahian Remaja dan Siswa Pondok Pesantren di Taman Kartini Batam, Polisi Lakukan Penyelidikan

Viral! Perkelahian Remaja dan Siswa Pondok Pesantren di Taman Kartini Batam, Polisi Lakukan Penyelidikan

Terduga remaja yang terlibat perkelahian di Taman STC, Sekupang, Kota Batam, Jumat (13/12/2024) siang. (Foto. Istimewa).

Nurjali

Batam, Batamnews – Aksi perkelahian yang melibatkan sekelompok remaja dan siswa pondok pesantren terjadi di Taman Kartini, Sekupang, Batam, pada Jumat, 13 Desember 2024 siang. 

Insiden ini menjadi viral setelah video perkelahian tersebut beredar luas di media sosial. Dalam rekaman video, terlihat sekelompok remaja membawa kayu dan terlibat bentrok dengan sejumlah siswa pondok pesantren.  

Beruntung, petugas Halte Bus Trans Batam yang berada di lokasi segera melerai pertikaian tersebut. Dalam video, beberapa remaja terlihat mencoba melawan petugas yang berusaha menghentikan perkelahian.  

Baca juga: Polres Bintan Tangkap Pelaku Pungli di Tanjung Uban, Ini Kronologinya

“Saya diejek, makanya saya bawa kawan-kawan saya ke sini,” ujar seorang remaja berbaju kotak-kotak saat ditahan oleh petugas halte. 

Meski perkelahian berhasil dilerai, kelompok remaja itu tetap mencoba mendekati siswa pondok pesantren yang berada di area taman.  

Seorang saksi mata, yang enggan disebutkan namanya, menggambarkan situasi sempat mencekam, terutama ketika salah satu remaja terlihat membawa kayu.  

“Tadi saya dan beberapa penumpang lagi nunggu bus di halte. Tiba-tiba seorang ibu di sebelah saya melihat anak itu sambil bilang bawa parang. Kami yang di halte langsung panik,” ujar saksi kepada Batamnews.co.id pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Situasi akhirnya terkendali setelah petugas halte bertindak cepat. Namun, beberapa remaja masih mencoba melawan sebelum insiden tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.  

Baca juga: Petugas Bank Indonesia Kepri Diduga Tolak Uang Logam 8 Kilogram Warga, Ini Penjelasan BI

Menanggapi peristiwa ini, Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Ridho Lubis, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan pengecekan di lokasi kejadian.  

“Sejauh ini kami belum menerima laporan resmi. Jika ada korban, kami meminta untuk segera melapor,” ujar Iptu Ridho.  

Warga sekitar berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Mereka mengimbau para orang tua dan pihak sekolah, terutama pondok pesantren, untuk lebih ketat mengawasi aktivitas siswa di luar lingkungan sekolah.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :