BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kepulauan Riau pada 22 November 2024

BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kepulauan Riau pada 22 November 2024

Gedung Gongong Icon Tepi Laut Kota Tanjungpinang

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang diprakirakan akan melanda wilayah Kepulauan Riau pada Jumat, 22 November 2024. 

Peringatan ini menyarankan masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi yang dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari.

Menurut BMKG, cuaca ekstrem ini dipicu oleh belokan angin dan tingginya indeks labilitas atmosfer yang memicu pembentukan awan hujan lebat. 

Baca juga: PPN Naik Jadi 12% Tahun Depan, Daftar Barang dan Jasa yang Bebas Pajak

Fenomena ini menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat/petir dan angin kencang yang diperkirakan akan terjadi di beberapa wilayah di Kepulauan Riau. 
Selain itu, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang laut yang cukup tinggi, berisiko bagi nelayan dan pengguna transportasi laut.

Wilayah yang Terkena Dampak. Peringatan cuaca ekstrem ini berlaku dalam dua periode waktu, yaitu pada pagi hingga siang hari, serta malam dan dini hari. Pagi hingga Siang Hari di Batam, Tanjung Pinang/Bintan, Karimun, Natuna dan Anambas.

Malam hingga Dini Hari akan terjadi di Karimun dan Anambas. Adapun Kondisi Gelombang Laut. Selain hujan lebat dan angin kencang, BMKG juga memperingatkan adanya gelombang laut yang dapat mencapai tinggi yang cukup signifikan di beberapa perairan. 

Di perairan Kepulauan Anambas, gelombang diperkirakan dapat mencapai ketinggian 1,5 meter (kategori sedang). Sedangkan di perairan Natuna, gelombang bisa mencapai 2,0 meter (kategori sedang). 

Kondisi gelombang tinggi ini tentu berisiko bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, yang disarankan untuk berhati-hati dan memantau informasi terkini terkait kondisi cuaca dan gelombang laut.

Baca juga: Sidang Perdana Kecelakaan Maut KM Samarinda di Anambas, Kapten Didakwa 10 Tahun Penjara

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari aktivitas luar ruangan saat terjadi hujan lebat, untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat cuaca buruk. Waspada terhadap potensi banjir lokal akibat curah hujan yang tinggi, terutama di wilayah yang rawan genangan air.

Nelayan dan pengguna transportasi laut** disarankan untuk memantau informasi gelombang terkini sebelum berlayar dan menghindari aktivitas di perairan dengan gelombang tinggi.

BMKG mengingatkan agar masyarakat selalu memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dan terkini. 

Masyarakat juga diminta untuk tetap mengutamakan keselamatan diri, terutama bagi yang tinggal di kawasan rawan bencana atau wilayah pesisir.

Untuk informasi lebih rinci hingga tingkat kecamatan atau desa, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi BMKG di [https://cuaca.bmkg.go.id](https://cuaca.bmkg.go.id).

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :