Debat Seru! Raja Arizha Sebut Jawaban 'Ngawur', Rizha Hafidz Balas: 'Tak Apelah'
Pasangan Rahma dan Rizha Hafidz saat memberikan tanggapan atas pertanyaan Paslon nomor urut 2.
Tanjungpinang, Batamnews - Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang nomor urut dua, Raja Arizha, menyebut jawaban Rizha Hafidz terkait pengembangan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) di Kota Tanjungpinang sebagai "ngawur", di Hotel CK Convention Centre Tanjungpinang.
Raja Arizha menilai jawaban tersebut tidak relevan dengan pertanyaannya mengenai cara meningkatkan kualitas budaya di Tanjungpinang.
"Sebetulnya, untuk meningkatkan budaya di Tanjungpinang, kita memiliki lembaga adat. Kita perlu memfungsikan lembaga adat agar lebih berperan dalam mensosialisasikan adat istiadat kepada anak-anak sekolah. Bila perlu, kita juga mensosialisasikan Gurindam 12 sebagai akar budaya kita," ujar Raja Arizha pada Senin, 18 November 2024.
Menanggapi kritik tersebut, Rizha Hafidz, yang juga calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, menyatakan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan sebutan "ngawur" yang dilontarkan.
"Kami dibilang ngawur tak apalah. Masyarakat sudah pandai menilai. Kami tidak mau mendiskreditkan karya orang lain," ucap Rizha Hafidz.
Rizha menambahkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang dan berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh kepada lembaga tersebut jika terpilih.
"Kami ingin Zuriat Kesultanan dan Zuriat lainnya duduk bersama dengan satu tujuan yang sama," jelasnya.
Baca juga: Rahma dan Lis Saling Klaim Terobosan Pertama dalam Memberikan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan
Rahma, yang turut hadir dalam diskusi, menambahkan bahwa di masa pemerintahannya, Sekretariat Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang telah terbangun dengan baik.
Rizha Hafidz juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang ramah dan gagasan yang santun dalam menjalankan komitmennya untuk pengembangan budaya di Tanjungpinang.

Komentar Via Facebook :