Pembukaan Debat Kedua Pilkada 2024: Lis Ingin Tiru Umar Bin Khatab, Rahma Beri Beasiswa Tahfiz 30 Juz

Pembukaan Debat Kedua Pilkada 2024: Lis Ingin Tiru Umar Bin Khatab, Rahma Beri Beasiswa Tahfiz 30 Juz

Debat Publik Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews – Debat publik kedua calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang digelar di Hotel CK Convention Centre, Senin malam 18 November 2024, yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang, dengan tema Pembangunan Kota Tanjungpinang yang Holistik.

Acara ini menghadirkan para kandidat pasangan nomor urut 1 Rahma dan Rizha Hafidz dan Paslon nomor urut 2 Lis Darmansyah dan Raja Ariza dengan visi dan program unggulan mereka untuk memimpin Kota Tanjungpinang ke depan. 

Suasana debat berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan dan kritik tajam yang dilontarkan.

Mantan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, membuka paparannya dengan menyoroti berbagai kekurangan yang terjadi di kota ini. Ia menilai pengelolaan pemerintahan saat ini berada di "titik nadir terendah" akibat salah urus.  

Baca juga: Kesiapan Pilkada Serentak 2024: Plt. Bupati Bintan Rapat dengan Komisi II DPR RI

"Berbagai masalah seperti minimnya fasilitas kesehatan, kurangnya mutu pendidikan, hingga pemotongan tunjangan pegawai hingga 30 persen adalah bukti lemahnya tata kelola pemerintahan," tegas Lis.  

Dalam debat, Lis mengutip sosok Khalifah Umar bin Khattab sebagai inspirasi dalam membangun kota secara bijaksana dan berkeadilan. 

Ia memaparkan visinya "Bima Sakti," yang mencakup pembangunan holistik dan penataan tata ruang kota yang indah serta representatif, sambil tetap menjaga jati diri Tanjungpinang sebagai tapak Melayu.  

Sementara itu, Rahma, calon petahana, memulai debat dengan menekankan prioritasnya pada pembangunan kesejahteraan sosial, ekonomi, dan budaya.  

"Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan program seragam gratis untuk sekolah negeri dan swasta, serta beasiswa penuh fakultas kedokteran bagi keluarga prasejahtera yang tidak membebani APBD," ujar Rahma.  

Ia juga mengungkapkan program kesehatan murah dan terjangkau, seperti BPJS gratis untuk 95 persen warga serta penyediaan rumah singgah di Jakarta dan Batam bagi pasien yang membutuhkan.  

Rahma menekankan pentingnya penguatan ekonomi kreatif dengan membangun pusat ekonomi dan mendukung pelaku usaha lokal. Program beasiswa Tahfidz 30 juz dan pengembangan teknologi berbasis keimanan (Imtaq dan Imtek) turut menjadi sorotan.  

Baca juga: Debat Publik Putaran Kedua Pilkada Batam Batal, Belum Jelas Apakah Dilanjutkan atau Tidak

Debat kali ini memperlihatkan perbedaan pendekatan di antara kedua kandidat dalam membangun Tanjungpinang. 

Lis menekankan perlunya reformasi tata kelola dan pembangunan berkelanjutan, sementara Rahma fokus pada penguatan kesejahteraan masyarakat secara langsung dan peningkatan kualitas hidup.  

Dengan agenda pemilihan semakin dekat, masyarakat Tanjungpinang kini dihadapkan pada pilihan untuk menentukan arah baru atau melanjutkan kepemimpinan petahana.  

Debat ini memberikan wawasan mendalam kepada masyarakat mengenai visi dan program masing-masing kandidat untuk membawa perubahan positif bagi Kota Tanjungpinang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :