Dinkes Batam Catat 654 Kasus DBD Hingga November 2024, Naik Signifikan Dibanding Tahun Lalu

Dinkes Batam Catat 654 Kasus DBD Hingga November 2024, Naik Signifikan Dibanding Tahun Lalu

Ilustrasi Nyamuk Aedes Aegypti.

Nurjali

Batam, Batamnews - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Kepulauan Riau, melaporkan sebanyak 654 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi sepanjang Januari hingga 14 November 2024. 

Jumlah ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencatatkan 392 kasus.  

“Angka kasus hingga 14 November 2024 mencapai 654 kasus,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Batam, Melda Sari, kepada Batamnews.co.id, Minggu, 17 November 2024.  

Baca juga: Uang Puluhan Juta Berserakan di Jalan Saat Penangkapan Perampokan Modus Pecah Kaca di Batam

Melda menyatakan bahwa peningkatan ini menjadi perhatian serius bagi pihaknya. Berbagai upaya telah dilakukan Dinkes untuk mencegah penyebaran DBD, termasuk mengajak masyarakat aktif dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).  

“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk melaksanakan 3M Plus, yakni Menguras, Menutup, dan Mengubur, serta memantau wadah-wadah air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti,” kata Melda.  

Selain itu, Dinkes juga menggalakkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J) dengan menunjuk Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di setiap rumah. Gerakan ini bertujuan untuk memastikan lingkungan bebas dari jentik nyamuk.  

Melda turut mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Gerakan Serentak (GERTAK) pemberantasan sarang nyamuk melalui gotong royong massal di lingkungan masing-masing.  

Baca juga: Tim Nadi Ambil Langkah Hukum terhadap Penyebar Hoaks Debat Pilwako Batam

“Harapan saya, masyarakat dapat mendukung kegiatan pencegahan dan pengendalian vektor DBD, termasuk membantu petugas dalam pelaksanaan fogging di wilayah yang ditemukan kasus DBD,” tambahnya.  

Dengan meningkatnya kasus DBD, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat memasuki musim hujan yang biasanya meningkatkan risiko penyebaran penyakit.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :