Polisi Dalami Modus Pencurian Pecah Kaca Mobil di Masjid An-Nur Batam: Uang Jutaan Rupiah Berserakan
Kedua pelaku pecah kaca babak belur usai ketangkap warga dan diserahkan kepihak Kepolisian. (Foto. Hasil tangkapan layar dari video yang diperoleh Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Polisi terus mengembangkan penyelidikan atas kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di Masjid An-Nur, Villa Pesona Asri, Batam Kota, pada Jumat, 15 November 2024.
Dua pelaku, yang beraksi menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam-merah, berhasil ditangkap warga dan kini menjalani pemeriksaan di Polresta Barelang.
Kanit IV Satreskrim Polresta Barelang, AKP Ferry Supriadi, mengonfirmasi penangkapan kedua pelaku tersebut. "Iya benar, kedua pelaku sudah ditangkap. Saat ini tim masih melakukan pengembangan terkait kasus ini," ujarnya kepada batamnews.co.id.
Sebelum insiden terjadi, pengurus Masjid An-Nur baru saja mengambil uang senilai jutaan rupiah. Uang tersebut ditinggalkan di dalam mobil saat korban pergi sarapan di warung Ajeng, yang berada di depan masjid.
Ketika korban sedang sarapan, suasana pagi mendadak heboh. Suara kaca mobil pecah dan bunyi alarm mobil membuat warga sekitar masjid panik.
"Saya dengar suara kaca pecah dan alarm berbunyi. Saat ke lokasi, saya lihat satu pelaku sudah ditangkap oleh pemilik mobil, sedangkan pelaku lainnya melarikan diri ke arah Perumahan Marbella," ujar Hendrik, saksi mata di lokasi.
Warga yang mendengar keributan langsung bergerak cepat. Pelaku kedua yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil ditangkap di sekitar perumahan.
Saat kedua pelaku ditangkap, ditemukan uang pecahan Rp100 ribu berserakan di lokasi kejadian. Uang tersebut diyakini hasil curian dari mobil korban.
"Waktu pelaku ditangkap, uang pecahan seratus ribuan jatuh dari tangannya. Ada mungkin jutaan rupiah yang tercecer," tambah Hendrik.
Baca juga: Uang Puluhan Juta Berserakan di Jalan Saat Penangkapan Perampokan Modus Pecah Kaca di Batam
Amarah warga membuat kedua pelaku sempat menjadi sasaran aksi massa hingga babak belur sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
"Setelah ditangkap warga, pelaku dihajar ramai-ramai sebelum polisi datang ke lokasi," lanjut Hendrik.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama dalam menyimpan barang berharga di dalam kendaraan. Selain itu, warga diminta segera melaporkan tindakan mencurigakan di lingkungan sekitar untuk mencegah aksi kriminal lebih lanjut.

Komentar Via Facebook :