Bintan Kembangkan Sentra Fashion di Seri Kuala Lobam, Dukung IKM dan Kurangi Impor Pakaian
Focus Group Discussion (FGD) mengenai Studi Kelayakan dan Layanan Proses Bisnis Sentra IKM Fashion di Seri Kuala Lobam.
Bintan, Batamnews — Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai Studi Kelayakan dan Layanan Proses Bisnis Sentra IKM Fashion di Seri Kuala Lobam, Selasa, 28 Oktober 2024 bertempat di Ballroom Onyx Hotel and Villa Tanjung Uban.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Plt. Bupati Bintan Ahdi Muqsith, dan dihadiri oleh seluruh pelaku IKM Fashion yang ada di Kecamatan Seri Kuala Lobam.
Sentra Fashion ini menjadi sentra kedua yang dibangun oleh Bidang Perindustrian, setelah kesuksesan Sentra Kerupuk di Sei Lekop.
Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp15.647/USD, Dipicu Pengurangan Pengangguran Tenaga Kerja AS
"Pemerintah Kabupaten Bintan juga sangat berkomitmen dalam sektor ini. Tahun ini masih dalam tahap pembangunan gedung yang akan menjadi Pusat Layanan Sentra Fashion, tepat di samping Kantor Camat SKL," jelas Plt. Bupati Bintan, Ahdi Muqsith.
Gedung Sentra Fashion tersebut nantinya akan menjadi pusat layanan untuk mendukung produksi IKM Fashion di Kabupaten Bintan.
Selain itu, fasilitas ini akan difungsikan sebagai tempat pelatihan, pemasaran digital, hingga promosi produk. Pada tahun 2025, Pemkab Bintan akan kembali mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membangun ruang produksi bersama bagi para pelaku IKM Fashion.
Pendirian Sentra Fashion ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fashion, terutama pakaian pekerja di kawasan industri.
Selama ini, sebagian besar pakaian pekerja di kawasan tersebut masih diimpor. Keberadaan Sentra Fashion diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
Bahkan, GM PT. BIIE di hadapan Kementerian Perindustrian menyatakan komitmennya untuk mendukung Sentra ini, terutama dalam penyediaan wearpack bagi para pekerja di Kawasan Industri Lobam.
Baca juga: Danamon Peringatkan Risiko Gesek Tunai dan Tawarkan Solusi Dana Tunai Legal
FGD ini turut dihadiri oleh Tenaga Ahli dari Kementerian Perindustrian RI, Iskandar Zulkarnaen, tim penyusun dokumen kajian dari Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung, serta Dekan dan Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang.
Pemerintah Kabupaten Bintan berharap pengembangan Sentra Fashion ini dapat menjadi langkah strategis dalam memajukan industri kreatif di daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Bintan.

Komentar Via Facebook :