Devanan Syam Dikukuhkan Sebagai Ketua DPD IKM Karimun Periode 2024-2029

Devanan Syam Dikukuhkan Sebagai Ketua DPD IKM Karimun Periode 2024-2029

Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kabupaten Karimun untuk masa bakti 2024-2029. 

Nurjali

Karimun, Batamnews - Devanan Syam resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kabupaten Karimun untuk masa bakti 2024-2029. 

Prosesi pengukuhan tersebut berlangsung di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pengukuhan ini dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKM Provinsi Kepri, Momon Faulana Adinata, yang mewakili Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKM, Fadli Zon.

Hadir dalam acara tersebut tamu undangan dari pemerintah daerah, termasuk Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Sukarno, yang mewakili Bupati Karimun. 

Selain itu, turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat dan kepemudaan di Karimun.

Baca juga: Silaturahmi di Sei Lakam Barat, Rudi-Aunur Rafiq Disambut Ribuan Warga

Ketua DPW IKM Kepri, Momon Faulana Adinata, dalam sambutannya menegaskan bahwa IKM adalah organisasi yang menaungi para perantau asal Sumatera Barat, dengan struktur yang terhubung hingga ke tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Kita merantau di negeri Melayu, maka sebagai perantau Minang di Kepri, kita harus menjaga kekompakan dan berkontribusi untuk daerah. Pesan dari Ketum, kita harus saling mengingatkan, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung," ujar Momon.

Momon juga menyampaikan bahwa IKM telah berdiri di hampir 38 provinsi di seluruh Indonesia sebagai wadah pemersatu perantau Minangkabau. Khusus di Provinsi Kepri, saat ini terdapat empat DPD, termasuk di Kabupaten Karimun.

Ia berpesan kepada para pengurus DPD IKM Kabupaten Karimun agar selalu menjaga dan melestarikan seni, budaya, serta kesenian Minangkabau.

Sementara itu, Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Sularno, menyampaikan bahwa merantau merupakan bagian dari budaya orang Minangkabau, dan di mana pun akan selalu ada orang Sumatera Barat. 

“Kehadiran masyarakat Minang memberikan warna yang berbeda, tetapi tetap bersatu dalam membangun Karimun,” kata Sularno.

Ia juga berharap IKM bisa berperan dalam memajukan Kabupaten Karimun. "Sebuah lukisan tidak akan indah jika hanya dengan satu warna. Begitu pula sebuah kabupaten, perpaduan warna yang ada itulah yang akan membuat daerah menjadi lebih maju," tambahnya.

Ketua DPD IKM Kabupaten Karimun, Devanan Syam, menyampaikan bahwa kehadiran IKM di Bumi Berazam sesuai dengan tema acara, yaitu "Basinergi Mambangun Karimun, Mampaarek Kabek Nan Lungga, Dima Aia Disauak Di Situ Rantiang Dipatah."

Baca juga: Ayo Ikuti Jalan Santai HMR berAURA di Karimun! Hadiah Sepeda Motor dan Doorprize Menanti

“Tema ini memiliki makna mempererat silaturahmi dengan masyarakat Karimun dan para perantau Minangkabau lainnya. Sementara 'Dima Aia Disauak Di Situ Rantiang Dipatah' berarti di mana kita mencari rezeki, di sana kita harus menjaga dan menghormati tempat tersebut," jelas Devanan.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan IKM di Kabupaten Karimun diharapkan dapat memberi warna tersendiri bersama paguyuban dan organisasi masyarakat lainnya, termasuk dari Sumatera Barat.

“Kami tegaskan bahwa keberadaan IKM bukan untuk bersaing dengan organisasi masyarakat (ormas) atau organisasi kepemudaan (OKP) lainnya," tutup Devanan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :