Devanan Syam Dikukuhkan Pimpin DPD Ikatan Keluarga Minangkabau Karimun Periode 2024-2029

Devanan Syam Dikukuhkan Pimpin DPD Ikatan Keluarga Minangkabau Karimun Periode 2024-2029

Devanan Syam resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kabupaten Karimun untuk masa bakti 2024-2029.

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews – Devanan Syam resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kabupaten Karimun untuk masa bakti 2024-2029. Acara pengukuhan ini berlangsung di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Sabtu, 14 September 2024.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKM Provinsi Kepri, Momon Faulana Adinata, yang mewakili Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKM, Fadli Zon. 

Selain pengurus pusat dan wilayah, acara ini juga dihadiri oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Sukarno, yang mewakili Bupati Karimun, serta sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), organisasi masyarakat, dan kepemudaan setempat.

Dalam sambutannya, Momon Faulana Adinata menegaskan pentingnya perantau Minangkabau di Kepri untuk menjaga persatuan dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Ia menyampaikan pesan Ketua Umum IKM, Fadli Zon, yang mengingatkan bahwa sebagai perantau, warga Minang harus menghormati budaya dan nilai-nilai di tempat mereka tinggal. 

Baca juga: Silaturahmi di Sei Lakam Barat, Rudi-Aunur Rafiq Disambut Ribuan Warga

"Kita merantau di Kepri, negeri Melayu. Maka kita perantau Minang yang ada di Kepri harus menjaga kekompakan dan berkontribusi untuk daerah. Ketum berpesan, bahwa perlu kita saling mengingatkan, dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung," ujar Momon.

Momon juga menekankan bahwa IKM telah berdiri di hampir 38 provinsi di Indonesia dan menjadi wadah pemersatu bagi perantau Minangkabau di seluruh nusantara. Untuk wilayah Kepri sendiri, IKM telah memiliki empat DPD, termasuk Karimun.

Ia berharap para pengurus IKM Kabupaten Karimun dapat menjaga dan melestarikan seni serta budaya Minangkabau, sekaligus turut membangun daerah dengan semangat gotong royong.

Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Sukarno, menyampaikan apresiasi atas peran IKM di daerah tersebut. Menurutnya, kehadiran warga Minangkabau yang suka merantau sudah menjadi fenomena umum di banyak daerah, termasuk Karimun. Kehadiran mereka membawa warna yang berbeda, namun tetap menyatu dalam pembangunan daerah.

Baca juga: Ayo Ikuti Jalan Santai HMR berAURA di Karimun! Hadiah Sepeda Motor dan Doorprize Menanti

"Orang Minang dikenal suka merantau, itu sudah fakta. Dimana-mana pasti ada orang Sumatera Barat, termasuk di Karimun. Kehadiran mereka memberikan warna berbeda, namun tetap bersatu dalam membangun daerah," kata Sukarno.

Sukarno juga berharap agar IKM bisa terus berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Karimun. Ia mengibaratkan keberagaman suku dan budaya sebagai lukisan yang indah karena dipenuhi berbagai warna. "Sebuah lukisan tidak akan indah jika hanya memiliki satu warna. Begitu pula dengan sebuah kabupaten, perpaduan berbagai warna yang ada membuat daerah semakin maju," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD IKM Kabupaten Karimun yang baru saja dilantik, Devanan Syam, menyatakan kesiapannya untuk memimpin IKM dengan visi mempererat tali silaturahmi, baik dengan masyarakat lokal maupun dengan perantau Minangkabau lainnya.

Dalam sambutannya, Devanan mengutip tema pengukuhan, yaitu "Basinergi Mambangun Karimun, Mampaarek Kabek Nan Lungga, Dima Aia Disauak, di Situ Rantiang Dipatah," yang mengandung pesan untuk berkontribusi dalam membangun Karimun dan menjaga keharmonisan dengan masyarakat setempat.

Baca juga: Harhubnas 2024: KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan

"Kami berkomitmen untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat Karimun maupun dengan sesama perantau Minangkabau. Sebagaimana makna dari pepatah Minang, di mana kita mencari rezeki, di situ kita menjaga tempat tersebut," ujar Devanan.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan IKM di Kabupaten Karimun bukan untuk bersaing dengan organisasi masyarakat (ormas) atau organisasi kepemudaan (OKP) lainnya, melainkan untuk memberikan warna tersendiri dalam paguyuban dan ormas yang ada.

"Kami tegaskan lagi bahwa keberadaan IKM bukan untuk bersaing dengan ormas atau OKP lain. IKM hadir untuk memberi warna tersendiri dalam membangun Karimun," tutupnya.
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :