Baliho Paslon Rudi-Rafiq Dirusak Saat Demo, Panglima Lang-Lang Laut Minta Pelaku Ditangkap
Lang-Lang Laut Provinsi Kepri berjaga-jaga di rumah pemenangan Paslon Rudi-Rafiq yang berada di Sei Panas, Batam Kota, Batam, pada hari Rabu (18/09/2024). (Istimewa).
Batam, Batamnews - Panglima Lang-Lang Laut Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Suherman, mengecam keras tindakan anarkis berupa perusakan baliho pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, H. Muhammad Rudi dan H. Aunur Rafiq, yang terjadi di depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Tanjung Uncang, Batu Aji, Batam, pada Rabu, 18 September 2024.
Pada hari yang sama, Suherman bersama puluhan anggota Lang-Lang Laut mendatangi posko pemenangan Rudi-Rafiq yang berlokasi di Sei Panas, Batam Kota, Batam.
"Unjuk rasa atau penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara dalam demokrasi. Namun, kami sangat menyayangkan pengrusakan fasilitas umum, seperti baliho pasangan Rudi-Rafiq ini," kata Suherman kepada batamnews.co.id saat dikonfirmasi.
Baca juga: Susunan Pimpinan DPRD Kota Batam, Kamaluddin Diusulkan Jadi Calon Ketua Periode 2024-2029
Menurut Suherman, sebagai pendukung Paslon Rudi-Rafiq, mereka tidak bisa menerima tindakan vandalisme tersebut. "Kalau mau menyampaikan pendapat atau demo, itu sah-sah saja, tapi jangan merusak. Kami tidak terima," tegasnya.
Kedatangan Lang-Lang Laut ke posko pemenangan Rudi-Rafiq, lanjut Suherman, bertujuan untuk menjaga dan mengantisipasi adanya pihak-pihak yang menunggangi aksi demonstrasi dengan niat tertentu.
"Kami secara spontan turun untuk menjaga posko pemenangan ini karena posko ini merupakan marwah bagi kami, pendukung Rudi-Rafiq," ungkapnya.
Baca juga: Susunan Pimpinan DPRD Kota Batam, Kamaluddin Diusulkan Jadi Calon Ketua Periode 2024-2029
Suherman juga mendesak aparat penegak hukum agar menindak tegas pelaku perusakan baliho tersebut.
"Kami meminta aparat penegak hukum menangkap dan memproses para pelaku perusakan baliho Paslon Rudi-Rafiq sesuai hukum yang berlaku di Republik Indonesia," pungkas Suherman.

Komentar Via Facebook :