Rakernas I APKAPI Bahas Strategi Pelayaran Nasional dan Isu Harga Tiket ke Singapura
Ketua Umum APKAPI, Jonny De Quelaju saat menggelar menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Ballroom Planet Holiday Hotel, Batam.
Batam, Batamnews - Asosiasi Pengusaha Kapal Penumpang Indonesia (APKAPI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Ballroom Planet Holiday Hotel, Batam, pada Jumat, 13 September 2024.
Acara ini dihadiri oleh para pengusaha kapal penumpang yang tergabung dalam APKAPI, dengan tujuan utama memperkuat sinergi dan membahas langkah-langkah strategis untuk memajukan industri pelayaran nasional.
Ketua Umum APKAPI, Jonny De Quelaju, dalam sambutannya menegaskan komitmen asosiasi untuk terus meningkatkan layanan, terutama dalam hal konektivitas antar daerah di Indonesia.
"Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa kapal penumpang, khususnya dalam memperkuat konektivitas antar daerah," ujar Jonny.
Baca juga: Asparnas Batam Sukses Gelar Sunset to Moonlight Fun Run 2024 di Nuvasa Bay Batam
Saat ini, APKAPI beranggotakan 35 perusahaan dengan total 207 armada kapal yang beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah ini diharapkan terus bertambah seiring dengan upaya APKAPI dalam meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pelayaran di tanah air.
Salah satu isu yang mendapat perhatian dalam Rakernas ini adalah tingginya harga tiket ke Singapura, yang dinilai memberatkan sebagian masyarakat.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal APKAPI, Kurmin Halim, menjelaskan bahwa faktor penentu harga tiket bukan berasal dari pemerintah, terutama karena tidak adanya subsidi untuk transportasi ke luar negeri.
"Tidak semua bisa disubsidi. Jadi, para pengusaha kapal harus menyesuaikan harga agar tidak terlalu mahal. Itu sudah dipikirkan dengan baik oleh mereka," jelas Kurmin.
Rakernas I APKAPI juga menjadi momentum bagi asosiasi untuk mengajukan sejumlah usulan yang akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah dan pusat.
Kolaborasi antara pengusaha kapal penumpang dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan konektivitas di wilayah-wilayah terpencil.
Baca juga: Dibalik Nama Masjid Agung Raja Hamidah di Batam, Begini Kisah Catatan Sejarahnya
Selain membahas isu-isu terkini dalam industri pelayaran, Rakernas ini juga menjadi wadah bagi anggota APKAPI untuk bertukar pikiran dan pengalaman.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan industri pelayaran nasional dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia, khususnya dalam memperkuat konektivitas antar pulau dan daerah.
Komentar Via Facebook :