Sejumlah Rumah hingga Jalan Terendam Banjir di Tanjungpinang
Jalan di Bukit Cermin Kota Tanjungpinang yang terendam banjir.
Tanjungpinang, Batamnews - Puluhan rumah warga di Jalan Tugu Pahlawan, Kampung Kolam, Lorong Swadaya, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, terendam banjir pada Senin pagi. Selain itu banjir juga menggenangi Kampung Kolam Bukit Cermin, serta beberapa daerah lainnya.
Hujan lebat yang mengguyur sejak Minggu hingga Senin menyebabkan air meluap dan masuk ke rumah-rumah warga di wilayah tersebut.
Hendra, salah seorang warga Kampung Kolam, menceritakan bahwa air mulai masuk ke rumahnya akibat hujan deras yang turun cukup lama.
"Rumah kami terhitung tinggi, tapi karena hujan lebat dan waktunya cukup lama, jadinya air yang di gorong-gorong meluap masuk ke rumah," ujarnya saat ditemui pada Senin, 20 Mei 2024.
Baca juga: RSUD Tanjungpinang Tunggu Juknis Kris dari Kemenkes dan BPJS Kesehatan
Menurut Hendra, banjir seperti ini sering terjadi jika hujan lebat dan berlangsung lama. Ketinggian air yang masuk ke rumahnya sekitar 20 centimeter atau setinggi mata kaki.
"Biasanya tak pernah masuk. Tapi ini masuk ke rumah, tingginya semata kaki lah kurang lebih," tambahnya.
Yani, warga lainnya, juga mengalami hal serupa. Rumahnya yang berada di posisi lebih rendah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai betis saat awal hujan. "Kalau rumah saya agak rendah. Tapi ini tingginya setinggi betis pas awal hujan," ucap Yani.
Ia menambahkan bahwa selain curah hujan tinggi, sampah yang terbawa arus air dari gorong-gorong juga memperparah situasi. "Kita sudah minta juga agar ada penambahan gorong-gorong. Soalnya kawasan ini termasuk langganan banjir," katanya.
Hujan deras yang melanda Kota Tanjungpinang sejak Minggu, 19 Mei 2024 hingga Senin, 20 Mei 2024 menyebabkan beberapa wilayah terendam banjir. Selain Kampung Kolam, daerah Bukit Cermin juga mengalami hal serupa.
Suryadi, warga Kelurahan Bukit Cermin, menyatakan kekecewaannya terhadap pemerintah kota yang dianggap kurang peduli dengan kondisi masyarakat saat banjir terjadi.
"Setiap hujan pasti daerah Sulaiman Abdullah mengalami banjir. Dinas PU dan kepala dinasnya hanya banyak tebar pesona saja dan tidak turun untuk menyelesaikan masalah banjir di wilayah Bukit Cermin," keluhnya.
Baca juga: Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Mapolresta Tanjungpinang Berlangsung Khidmat
Arifin, seorang pengendara motor yang sering melintas di Jalan Sulaiman Abdullah, mengeluhkan kondisi jalan yang selalu tergenang banjir saat hujan deras.
"Memang sudah seharusnya pemerintah bidang pekerjaan umum menyelesaikan masalah banjir ini. Saya kan kerja jadi bagian ekspedisi di Pinang ini, banyak lokasi banjir kalau pas hujan turun. Di Anggrek Merah dan di lampu merah Batu 9 juga sering banjir," ungkapnya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah banjir yang terus berulang di Kota Tanjungpinang.

Komentar Via Facebook :