BPPD: Belum Ada Laporan Korban Warga Riau dalam Banjir Bandang Sumbar
Banjir Bandang di Agam, Sumaterabarat akibat Gunung Merapi.
Pekanbaru, Batamnews - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau hingga saat ini belum menerima laporan adanya warga Riau yang menjadi korban akibat bencana banjir bandang yang melanda Sumatera Barat (Sumbar).
Meskipun demikian, pihak BPBD Riau terus menjalin koordinasi dengan BPBD setempat untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
Mengutip pernyataan Kepala Pelaksana BPBD Riau, M Edy Afrizal, dari informasi yang diterima pihaknya, bencana banjir bandang tersebut telah menimbulkan korban. Namun, belum ada laporan yang menyebutkan apakah di antara korban tersebut ada warga Riau.
Baca juga: Muswil KKSS Kepri Digelar, Pendiri BOSOWA Group Dipastikan Hadir
"Belum ada laporan, biasanya kalau ada warga Riau yang menjadi korban akan ada laporan ke kami," ungkapnya kepada wartawan pada Senin, 13 Mei 2024.
Edy menambahkan bahwa kekhawatiran akan kemungkinan adanya warga Riau yang menjadi korban bencana alam tersebut adalah hal yang wajar. Mengingat, pada momen libur akhir pekan, banyak warga Riau yang berlibur ke Sumbar.
"Apalagi akhir pekan ini merupakan libur panjang setelah adanya cuti bersama. Namun kita tentunya berharap tidak ada warga Riau yang menjadi korban," tambahnya.
Selain itu, akibat bencana alam dan curah hujan tinggi di Sumbar, menurut M Edy, sudah mulai berdampak pada kondisi di Riau.
Baca juga: Banjir Bandang di Sumatera Barat, 15 Orang Tewas dan 18 Luka-luka
Hal ini terlihat dari tambahan bukaan pintu air di Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar. "Pihak PLTA Koto Panjang sudah melakukan tambahan bukaan pintu air. Namun memang belum begitu berdampak pada debit air utamanya di Sungai Kampar," jelasnya.

Komentar Via Facebook :