Pj Bupati Kampar Imbau Warga Waspada Banjir: Debit Air PLTA Koto Panjang Meningkat
Pj Bupati Kampar H Hambali, SE, MH.
Kampar, Batamnews - Penjabat (Pj) Bupati Kampar, Hambali, mengimbau masyarakat Kabupaten Kampar untuk waspada terhadap bencana banjir, terutama bagi mereka yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar.
Imbauan ini disampaikan mengingat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Sumatera Barat dan Kabupaten Kampar, menyebabkan debit air PLTA Koto Panjang meningkat dan pintu air setinggi 150 cm (empat pintu) dibuka, sehingga air Sungai Kampar naik.
"Kewaspadaan terhadap banjir ini harus ditingkatkan, mengingat derasnya hujan yang mengguyur wilayah Sumatera Barat maupun di Kabupaten Kampar. Hal ini menyebabkan tingginya debit air di PLTA Koto Panjang hingga dibukanya pintu air setinggi 150 cm, yang mengakibatkan naiknya air Sungai Kampar," ujar Hambali kepada wartawan pada Ahad, 19 Mei 2024.
Baca juga: Survei Elektabilitas Calon Bupati di Rokan Hulu Jelang Pilkada 2024, Kelmi Amri Teratas
Hambali juga menyebutkan bahwa Pemkab Kampar telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak di wilayah Kampar Utara dan Kampar Kiri.
"Saya mengingatkan masyarakat, khususnya yang berada di tepian aliran Sungai Kampar, untuk selalu waspada terhadap bencana banjir," tegasnya pada Sabtu, 18 Mei 2024.
Ia juga meminta kepada para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam menjaga anak-anak mereka agar tidak menjadi korban dalam bencana banjir ini.
“Masyarakat sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini. Keterbiasaan itu disebabkan setiap hujan deras mengguyur wilayah Sumatera Barat, debit air PLTA Koto Panjang melimpah sehingga terjadilah banjir,” ungkap Hambali.
Selain itu, Hambali menekankan kepada instansi atau badan yang memiliki tugas dan fungsi dalam penanggulangan bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap banjir ini agar tidak ada korban.
Baca juga: Pasca Bencana Alam Sumbar, Pj Gubernur Riau Minta Sekolah Hentikan Studi Tour
Pj Bupati Hambali juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kampar yang terdampak banjir untuk mewaspadai penyakit yang disebabkan oleh banjir, seperti demam berdarah, diare, dan penyakit lainnya.
“Semoga bencana ini cepat berakhir sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar akan terus berupaya melakukan pemantauan dan patroli di lokasi saat terjadinya banjir,” tutupnya.

Komentar Via Facebook :