Puting Beliung Porak-porandakan Sejumlah Rumah di Kawasan Batu Lipai, Karimun

Puting Beliung Porak-porandakan Sejumlah Rumah di Kawasan Batu Lipai, Karimun

Kondisi bangunan di daerah Batu Lipai yang diterpa puting beliung. (Foto: Edo/Batamnews)

Karimun, Batamnews - Kejadian angin puting beliung yang mengamuk di Kawasan Batu Lipai, Kabupaten Karimun, pada Selasa, 14 Mei 2024, sekira pukul 11.45 WIB, menyebabkan kerusakan signifikan pada beberapa bangunan dan struktur. 

Sejumlah material bangunan yang terkena sapuan angin, juga terbang dan berputar-putar di udara, seperti atap seng yang tercabut hingga benda lainnya. Salah seorang warga, Rustam, mengatakan bahwa pada saat angin melanda, kondisi cuaca masih mendung.

"Belum hujan, masih mendung dan gelap. Anginnya kuat sekali dan terlihat berputar. Itu tadi atap rumah saya juga tercabut hingga terbang," kata Rustam, saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca juga: Perhatian! Polres Karimun Kembali Terapkan Tilang Manual dan Elektronik Bagi Pelanggar Lalin

Bangunan-bangunan yang dilewati oleh pusaran angin tersebut, mendapatkan kerusakan, baik kerusakan ringan hingga juga rusak parah. Pohon-pohon yang dilewati juga ada yang tumbang dan patah, bahkan gerobak untuk berjualan juga tumbang karena angin.

"Rata-rata, yang terkena pusaran angin mengalami kerusakan," ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian Polres Karimun yang langsung dipimpin Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus, langsung menuju lokasi kejadian dan membantu warga yang terdampak. Sejumlah personel terlihat mengangkat puing-puing yang berserakan, serta juga melakukan pendataan terhadap warga.

Baca juga: Tiga dari Empat Kandidat Kembali Serahkan Formulir Pendaftaran Bacalon Bupati dan Wabup ke PDI Perjuangan Karimun

"Saat ini kita masih melakukan pendataan jumlah rumah mengalami kerusakan karena angin puting beliung, saat ini diketahui baru ada sekitar 30 unit rumah yang rusak, diperkirakan akan lebih," ujar Kapolres Karimun.

Diketahui juga bahwa, ada juga seorang warga yang mengalami luka di bagian kepala karena tertimpa runtuhan bangunan.

"Tadi juga dilaporkan ada seorang warga yang terluka, sekarang sudah dalam penanganan medis," ujarnya.

Hingga saat ini, pihak TNI-Polri bersama pemerintah dan pihak terkait masih melakukan pertolongan pertama dan terus mendata jumlah rumah yang mengalami kerusakan.
 


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews