Berawal dari Kuli Bangunan, Dimas Kini Sukses Berjualan Cilok Ayam di Batam

Berawal dari Kuli Bangunan, Dimas Kini Sukses Berjualan Cilok Ayam di Batam

Pak Dimas, yang sebelumnya berprofesi sebagai kuli bangunan, memulai usaha jualan cilok ayam empat tahun lalu dengan modal yang minim. (Foto: Putri/Batamnews)

Batam, Batamnews - Dalam hiruk pikuk kota Batam, cerita inspiratif seorang pedagang cilok ayam menarik perhatian banyak orang. Pak Dimas, berusia 32 tahun, adalah sosok pejuang yang telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, impian bisa menjadi kenyataan.

Pak Dimas, yang sebelumnya berprofesi sebagai kuli bangunan, memulai usaha jualan cilok ayam empat tahun lalu dengan modal yang minim. Dengan gerobak sederhana dan resep cilok buatan istrinya, ia mulai merintis bisnis yang kini telah memberinya kesuksesan.

Dalam wawancara eksklusif dengan Batamnews, Pak Dimas membagikan rutinitas harian yang dimulai dari pukul 09.00 pagi hingga 17.00 sore. 

Baca juga: Semangat Penjual Es Krim di Pasar Bengkong Batam, Mampu Bawa Pulang Uang Rp150 Ribu Per Hari

“Saya berjualan di depan SD 012 Tanjungbuntung di pagi hari, dan sorenya saya pindah ke depan kantor polisi Bengkong,” ujar Dimas.

Meski dihadapkan pada berbagai rintangan, seperti persaingan sengit dari penjual lain dan tantangan cuaca yang tidak menentu, Dimas tetap gigih. Tekad kuatnya untuk tidak menyerah terhadap segala tantangan telah membawa hasil. 

“Alhamdulillah, saya bisa meraup omzet 580 ribu dalam sehari,” ungkapnya dengan rasa syukur.

Penulis: Putri Roito Sitorus


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews