Kisah Perjuangan Wanita Penjual Kue Apam Makcum di Batam

Kisah Perjuangan Wanita Penjual Kue Apam Makcum di Batam

Gerai Kue Apam Makcum di Batam. (Foto: Putri/Batamnews)

Batam, Batamnews - Di sudut ramai kota Batam, sebuah kisah inspiratif berkembang dari perjuangan seorang wanita asal Riau, suku Bugis, yang telah mengubah nasibnya melalui kue Apam Makcum. 

Isma, berusia 32 tahun, telah merantau ke Batam sejak tahun 2009 dan memulai perjalanannya dari seorang penjual kue titipan hingga menjadi pemilik usaha kue Apam Makcum yang sukses.

Awal mula Isma di dunia usaha tidaklah mudah. Ia memulai dengan menjual kue Apam Makcum secara titipan di berbagai warung kopi dan makanan, hanya beroperasi dari pukul 13.30 hingga 17.30 dengan harga 1.000 rupiah per biji. 

Baca juga: Cara Memasak Gonggong yang Sempurna: Tips dari Ahli Kuliner Tanjungpinang

Meski menghadapi kendala seperti modal terbatas dan persaingan yang ketat, semangat dan kualitas kue yang dibuatnya secara konsisten membuatnya dikenal di kalangan pelanggan setia.

Dengan tekad yang tidak pernah goyah dan semangat pantang menyerah, Isma terus berusaha mengembangkan bisnisnya. Kerja kerasnya membuahkan hasil ketika ia berhasil menjual 300 biji kue setiap hari, menghasilkan omzet hingga 300 ribu rupiah per hari. 

Kesuksesan ini membantunya mengumpulkan modal yang cukup untuk membuka gerai kue Apam Makcum pertamanya, yang telah beroperasi selama tiga tahun dan kini menjadi destinasi favorit bagi pecinta kue tradisional tersebut di Batam.

Penulis: Putri Roito Sitorus


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews